<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049</id><updated>2011-07-08T15:51:25.111+07:00</updated><category term='Timbangan'/><category term='Dinar Untuk Sektor Riil'/><category term='Analisis'/><category term='Account Bank'/><category term='Investasi Emas'/><category term='Contac Me'/><category term='m-dinar'/><category term='e-Book'/><category term='Tanya jawab'/><category term='News'/><category term='prolog'/><category term='Kastamer Focus'/><title type='text'>Dinar Prabu</title><subtitle type='html'>Dinar Prabu adalah jaringan  penjualan gerai dinar wilayah Jakarta Utara.  Melayani jual beli Dinar Emas Islam yaitu  emas seberat 4.25 gram dengan kadar 22 Karat, dan Dirham Perak Islam yaitu  perak murni seberat 2.975 gram.  Di Indonesia Dinar Emas dan Dirham Perak ini di produksi oleh Logam Mulia, PT. Aneka Tambang TBK (BUMN).</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>34</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-9017523774133032300</id><published>2009-12-24T13:50:00.004+07:00</published><updated>2009-12-24T13:52:28.085+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Analisis'/><title type='text'>Harga Emas Dunia Akan Terus Turun… ?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SzMPmv-OyEI/AAAAAAAAAd0/_L6RByoZJSw/s1600-h/realrategd.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SzMPmv-OyEI/AAAAAAAAAd0/_L6RByoZJSw/s320/realrategd.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah hampir tiga pekan ini harga emas dunia terus mengalami penurunan.  Setelah mengalami puncak tanggal 2 Desember lalu pada angka US$ 1,212.50/ Oz (sumber : Kitco),  pada saat artikel ini saya tulis (23/12/09 pagi) harga emas dunia hanya diperdagangkan pada harga US$ 1,086.10 /Oz- atau telah mengalami penurunan lebih dari 10 % dari pencapaian tertingginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah penurunan ini terus berlanjut ?; tidak ada yang tahu masalah ini – bahkan analis pasar terbaik sekalipun tidak akan pernah bisa 100% benar dalam memprediksi kondisi pasar masa depan. Demikian pula saya, yang bisa saya sampaikan adalah hanya kajian statistik untuk berusaha memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi dan kemungkinan pengaruhnya kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan analisa statistik inilah jawaban saya yang saya berikan pada para penanya akan masalah trend harga emas kedepan ini kurang lebih sebagai berikut : “ dalam jangka pendek bisa saja penurunan ini berlanjut, tetapi jangka panjangnya - setahun atau lebih – perkiraan terbaik saya (best estimate) adalah dorongan naik insyaallah akan lebih besar ketimbang dorongan turunnya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar teknis dari perkiraan saya ini menggunakan statistik harga emas dunia dibandingkan dengan apa yang disebut Real Interest Rate. Karena harga emas dunia masih dinilai dalam US$, maka yang saya gunakan adalah US $ Real Interest Rate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;US$ Real Interest Rate ini adalah tingkat suku bunga simpanan, yang untuk keperluan analisa ini digunakan 3 Month US-T – Bill, dikurangi dengan tingkat inflasi. Statistik menunjukan bahwa apabila US$ Real Interest Rate ini negatif, maka harga emas dalam US$ akan naik. Perhatikan grafik disamping yang saya ambilkan dari MClellan Financial Publication yang menjelaskan fenomena melonjaknya harga emas dunia pada akhir tahun 70-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasannya demikian : pada saat simpanan masyarakat di bank atau obligasi pemerintah memberikan hasil yang lebih rendah dari inflasi, maka masyarakat akan mencari bentuk simpanan yang lain yang memberikan hasil lebih. Salah satu yang memberikan hasil lebih ini adalah emas, maka masyarakat berbondong-bondong membeli emas – dan harga emas akan terus terdorong naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya sumber yang saya petik grafiknya tersebut diatas tidak memberikan data terkini dari US$ Real Interest Rate; maka saya ‘lanjutkan’ grafik tersebut untuk situasi terkini berdasarkan data-data yang saya kumpulkan dari US Department of Labor; the Federal Reserve dan juga dari Kitco untuk harga emas terakhir. Hasilnya dapat dilihat pada grafik diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sejak tahun lalu sampai sekarang, US$ Real Interest Rate masih negatif.  Bahkan the Fed belum akan bisa menaikkan suku bunga karena krisis financial negeri itu belum sepenuhnya pulih. Kalau toh akan dinaikkan kemungkinan besarnya hanya akan berada pada kisaran 0.25% – 0.5% yang belum akan mengubah posisi negatif Real Interest Rate tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka menurut saya sendiri,  penurunan harga emas dalam tiga minggu ini, masih berupa Noise dan bukan merupakan Signal yang sesungguhnya dari harga emas dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu seperti ini, saya sendiri akan membeli banyak-banyak emas (kalau punya uang) untuk dicetak menjadi Dinar kemudian diputar sebagai permodalan sector riil yang lebih bisa diandalkan; namun bagi yang ingin berspekulasi dengan emas untuk memperoleh keuntungan jangka pendek – saya tidak menganjurkannya sama sekali !. Wa Allahu A’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-9017523774133032300?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/9017523774133032300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=9017523774133032300&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/9017523774133032300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/9017523774133032300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/12/harga-emas-dunia-akan-terus-turun.html' title='Harga Emas Dunia Akan Terus Turun… ?'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SzMPmv-OyEI/AAAAAAAAAd0/_L6RByoZJSw/s72-c/realrategd.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-8192990333427680433</id><published>2009-12-14T10:15:00.004+07:00</published><updated>2009-12-14T10:18:26.424+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Rupiah Index (RIX) : Mengukur Kekuatan Rupiah Kita…</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen" height="25" style="width: 659px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="createdate" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="createdate" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="createdate" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img align="left" alt="Rupiah Index" border="0" height="182" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/balance.jpg" title="Rupiah Index  " vspace="3" width="240" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Dunia finansial selama ini sudah sangat familiar dalam menggunakan nilai tukar mata uang satu terhadap yang lain sebagai tolok ukur untuk menilai kekuatan mata uang tertentu. Rupiah misalnya, hampir selalu disandingkan dengan Dollar Amerika untuk menilai apakah Rupiah sedang menguat atau sedang melemah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ketika tahun lalu nilai tukar US$ 1 sempat mendekati Rp 12,000,- orang mengatakan bahwa Rupiah sedang terpuruk, nilai Rupiah anjlog dan lain sebagainya. Ketika akhir-akhir ini Rupiah kembali mendekati Rp 9,300/US$ orang mengatakan bahwa Rupiah sedang menguat dst.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Yang jadi masalah adalah tolok ukur yang digunakan dalam menilai kekuatan Rupiah yaitu dalam contoh tersebut diatas US$ - nilainya sendiri terus bergerak. Dapatkah benda bergerak yang satu untuk mengukur benda bergerak lainnya ?; ini pelajaran waktu kita SMP. Kecepatan mutlak mobil yang sedang melaju, tidak bisa diukur dengan kecepatan mobil lainnya yang juga sedang melaju – hasilnya akan relatif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Demikian pula mata uang yang satu terhadap mata uang lainnya; kekuatannya hanya akan bersifat relatif satu sama lain. Kekuatan yang mutlak hanya bisa dibandingkan terhadap barang-barang yang bernilai stabil – atau memiliki daya beli tetap sepanjang zaman, yaitu emas (Dinar) dan perak (Dirham).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sebagai gambaran emas 1 oz (setara +/- 31.10 gr) tahun 1935 cukup untuk membeli setelan jas kwalitas tinggi, sekarang-pun demikian. 15 oz tahun tersebut cukup untuk membeli mobil keluarga kwalitas sedang – sekarang-pun demikian. 150 oz cukup untuk membeli Rumah bagus – sekarang-pun tetap demikian. Juga contoh legendaries, 1 Dinar (4.25 gram) cukup untuk membeli kambing lebih dari 1400 tahun lalu – sekarang-pun tetap cukup untuk membeli kambing kelas A. Jadi seharusnya tolok ukur itu adalah emas (Dinar) atau perak (Dirham).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Namun sejak tahun 1971 ketika penggunaan emas sebagai standar atau tolok ukur ditinggalkan rame-rame oleh seluruh negara di dunia, maka dunia finansial tidak lagi memiliki tolok ukur yang baku tersebut. Problem ini sebenarnya sudah mulai dirasakan oleh sebagaian orang, maka sejak tahun 1973 – diperkenalkanlah apa yang disebut sebagai &lt;i&gt;US$ Index&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; misalnya untuk melihat kekuatan Dollar terhadap sekelompok mata uang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;US$ Index ini tetap dipakai sampai sekarang untuk menilai kekuatan US$ secara relatif terhadap sejumlah mata uang kuat dunia. Sejak digunakannya Euro tahun 1999, mata uang yang digunakan sebagai pembanding ini adalah Euro, Yen, Poundsterling, Dollar Canada, Krona Swedia dan Francs Swiss. Ketika mulai digunakan Maret 1973, US$ Index ini di &lt;i&gt;set&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; pada nilai 100. Dalam perjalanannya selama 38 tahun ini, US$ Index pernah mencapai angka tertinggi di kisaran 160, tetapi juga pernah terpuruk hingga 70 ; saat ini angkanya berada di kisaran 76.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ok, masyarakat dunia sekarang sudah biasa menggunakan US$ Index ini untuk menilai kekuatan US$ secara relatif lebih baik – meskipun tidak seakurat bila diukur dengan nilai emas. Bagaimana dengan Rupiah ?; kalau saya sendiri tentu tetap&amp;nbsp; &lt;i&gt;prefer&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; menggunakan Dinar atau emas untuk menilai kekuatan uang kita ini – karena Dinar atau emas inilah yang terbukti berdaya beli stabil sepanjang masa seperti contoh-contoh tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Hanya kalau kita perlu melihat kekuatan relatif-nya terhadap mata uang kertas&amp;nbsp; lainnya, maka pendekatan Index seperti yang digunakan untuk US$ dapat pula digunakan untuk Rupiah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Namun karena saya belum temukan ada yang membuat Rupiah Index ini secara &lt;i&gt;real-time&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;; maka di GeraiDinar saya gunakan Rupiah Index yang programnya saya &lt;i&gt;develop&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; sendiri. Formulanya mengikuti&amp;nbsp; formula yang sama yang digunakan di US$ - hanya saya ubah &lt;i&gt;starting date&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-nya bukan maret 1973 melainkan Januari 2000. Pada bulan Januari 2000, Rupiah Index yang saya singkat RIX ini saya &lt;i&gt;set&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; berada pada angka 100; ketika artikel ini saya tulis hasil perhitungan RIX menunjukkan angka 56.28; pada saat Anda baca RIX yang saya taruh di &lt;i&gt;sidebar&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; kiri dari GeraiDinar.Com kemungkinan besarnya akan&amp;nbsp; menunjukkan angka yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Secara &lt;i&gt;real time&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; formula yang saya buat tersebut akan mencari nilai tukar terkini dari sejumlah mata uang kuat yang saya sebutkan diatas, kemudian menghitungnya secara rata-rata tertimbang geometris (geometric weighted average); kemudian hasilnya disajikan dalam bentuk Rupiah Index atau RIX ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan menggunakan Rupiah Index ini – meskipun tidak sempurna – tetapi insyallah kita bisa melihat kekuatan mata uang kita secara relatif lebih baik. Berguna bagi saya untuk mengambil keputusan-keputusan investasi, insyallah juga berguna bagi Anda. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt; Written by Muhaimin Iqbal&amp;nbsp;     &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-8192990333427680433?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/8192990333427680433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=8192990333427680433&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/8192990333427680433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/8192990333427680433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/12/rupiah-index-rix-mengukur-kekuatan.html' title='Rupiah Index (RIX) : Mengukur Kekuatan Rupiah Kita…'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-4506930425454623633</id><published>2009-12-09T11:02:00.001+07:00</published><updated>2009-12-09T11:02:42.687+07:00</updated><title type='text'>Psikologi Pasar : Seperti Pelari Marathon…</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen" border="0"&gt;    &lt;tr&gt;  &lt;td class="contentheading"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td class="buttonheading" align="right"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=318%3Apsikologi-pasar-seperti-pelari-marathon&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" rel="nofollow"&gt;&lt;img src="http://geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td class="buttonheading" align="right"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=318%3Apsikologi-pasar-seperti-pelari-marathon&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" rel="nofollow"&gt;&lt;img src="http://geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td class="buttonheading" align="right"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL2dlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTMxODpwc2lrb2xvZ2ktcGFzYXItc2VwZXJ0aS1wZWxhcmktbWFyYXRob24mY2F0aWQ9MTpsYXRlc3QtbmV3cyZJdGVtaWQ9NTA=" title="E-mail"&gt;&lt;img src="http://geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;    &lt;/table&gt;  &lt;table class="contentpaneopen" border="0"&gt;    &lt;tr&gt;  &lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small"&gt; Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;  &lt;td class="createdate" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;  &lt;td valign="top"&gt;&lt;img title="Marathon Run" src="http://geraidinar.com/images/marathon.jpg" border="0" height="177" align="left" alt="Marathon Run" width="240" /&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Beberapa hari sejak akhir pekan lalu harga emas dunia terus mengalami penurunan. Setelah mencapai titik tertinggi diatas angka US$ 1,200 pekan lalu , pagi ini harga emas internasional diperdagangkan di kisaran&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;US$ 1,128 atau mengalami penurunan sekitar 6 % dalam tiga hari perdagangan. Apa yang terjadi sebenarnya ? menurut data di Kitco pagi ini, penyebab mayoritasnya adalah aksi jual &amp;ndash; selain juga disebabkan oleh faktor penguatan US Dollar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Lantas bagaimana kita menyikapi pergerakan pasar yang sangat fluktuatif seperti dalam dua pekan terakhir ?; tergantung type investor seperti apa kita ini. Ibarat lomba lari, ada type pelari &lt;em&gt;sprint&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt; yang bisa berlari sangat kencang untuk jangka pendek &amp;ndash; misalnya 100 m. Record dunia untuk ini dipegang oleh Usain Bolt dari Jamaica dengan waktu 9.58 detik &amp;ndash; lebih cepat dari kebanyakan mobil untuk menempuh 0 &amp;ndash; 100 m yang pertama !. Kecepatan rata-rata untuk pelari sprint record dunia ini adalah sekitar&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;38 km/jam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Ada pula pelari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;marathon&lt;/span&gt;, yang jarak standarnya adalah 42.195 km atau 26 mil plus 385 yards. Record dunia untuk ini dipegang oleh pelari Ethiopia Haile Gebrselassie dengan waktu 02:03:59 atau kecepatan rata-rata sekitar 20 km/jam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Pelari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sprint&lt;/span&gt; bisa berlari sangat kencang untuk periode yang pendek &amp;ndash; tetapi dia belum tentu unggul untuk lari jarak jauh seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;marathon&lt;/span&gt;. Sebaliknya pelari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;marathon&lt;/span&gt;, piawai dalam mengelola tenaganya &amp;ndash; sehingga mampu menjaga kecepatan larinya untuk jarak tempuh yang sangat panjang &amp;ndash; meskipun dia kemungkinan besarnya tidak unggul bila diadu lari jarak pendek.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Dalam investasi, Anda bisa mengukur diri Anda sendiri dengan melihat dua contoh pelari tersebut. Ingin mendapatkan keuntungan yang besar dalam waktu sesingkat-singkatnya ; atau ingin memenangkan masa depan Anda dan keluarga dengan investasi yang unggul dalam jangka panjang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Bila Anda type investor yang pertama (pelari sprint), maka investasi emas dan investasi sektor riil pada umumnya kurang cocok untuk Anda. Investasi di bursa saham mungkin lebih tepat untuk Anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Bila Anda type investor yang kedua (pelari marathon), maka sector riil yang dikelola dengan baik akan lebih cocok untuk Anda; atau kalau mengembangkan bisnis sector riil ini sulit &amp;ndash; maka investasi di emas atau Dinar akan lebih aman bagi Anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Untuk para pelari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;marathon&lt;/span&gt;, kepada mereka antara lain diajarkan teknik-teknik menghemat energi yaitu sesedikit mungkin melakukan gerakan yang tidak perlu, membiarkan gerakan bagian-bagian tubuh , tangan dan kaki secara bebas, memfokuskan pandangan kearah yang jauh dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Belajar dari teknik berlari marathon tersebut, Anda yang investor jenis ini juga dapat unggul dengan mengelola energi investasi Anda (sumber dana) dan fokus pandangan jangka panjang. Ketika para pelari (baca :investor) lain kelelahan dan mulai melepaskan investasinya seperti yang terjadi tiga hari terakhir di pasar dunia &amp;ndash; maka ini waktu menabung yang baik untuk masa depan Anda. Wa Allahu A&amp;rsquo;lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;    &lt;/table&gt; &lt;p style="font-size: 10px;"&gt; &lt;a href="http://posterous.com"&gt;Posted via web&lt;/a&gt;  from &lt;a href="http://dinarprabu.posterous.com/psikologi-pasar-seperti-pelari-marathon"&gt;dinarprabu's posterous&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;   &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-4506930425454623633?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/4506930425454623633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=4506930425454623633&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/4506930425454623633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/4506930425454623633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/12/psikologi-pasar-seperti-pelari-marathon.html' title='Psikologi Pasar : Seperti Pelari Marathon…'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-7154303841059968286</id><published>2009-12-09T10:58:00.001+07:00</published><updated>2009-12-09T10:58:08.291+07:00</updated><title type='text'>Greenspan-Guidotti Rule : Harga Emas Dunia &amp; Peluang Meraih Kemerdekaan Kita…</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen" border="0"&gt;    &lt;tr&gt;  &lt;td class="contentheading"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td class="buttonheading" align="right"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=316%3Agreenspan-guidotti-rule-harga-emas-dunia-a-peluang-meraih-kemerdekaan-kita&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="PDF" rel="nofollow"&gt;&lt;img src="http://geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td class="buttonheading" align="right"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=316%3Agreenspan-guidotti-rule-harga-emas-dunia-a-peluang-meraih-kemerdekaan-kita&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" title="Print" rel="nofollow"&gt;&lt;img src="http://geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;  &lt;td class="buttonheading" align="right"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL2dlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTMxNjpncmVlbnNwYW4tZ3VpZG90dGktcnVsZS1oYXJnYS1lbWFzLWR1bmlhLWEtcGVsdWFuZy1tZXJhaWgta2VtZXJkZWthYW4ta2l0YSZjYXRpZD0xOmxhdGVzdC1uZXdzJkl0ZW1pZD01MA==" title="E-mail"&gt;&lt;img src="http://geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;    &lt;/table&gt;  &lt;table class="contentpaneopen" border="0"&gt;    &lt;tr&gt;  &lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small"&gt; Written by Muhaimin Iqbal &lt;/span&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;  &lt;td class="createdate" valign="top"&gt;Thursday, 03 December 2009 06:55&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;  &lt;td valign="top"&gt;&lt;img title="Bill for American" src="http://geraidinar.com/images/bill.jpg" border="0" height="247" align="left" alt="Bill for American" width="300" /&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Ketika saya mulai menyempatkan diri untuk menulis di blog dua tahun lalu, ada tulisan awal saya bertanggal 30 Desember 2007 yang berjudul &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/2007/12/kehancuran-uang-kertas-mengikuti-deret.html"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Kehancuran Uang Kertas Mengikuti Deret Fibonacci&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Karena pembaca saya saat itu belum sebanyak sekarang, dan orang belum melihat buktinya &amp;ndash; maka tentu lebih banyak yang tidak percaya &amp;ndash; daripada yang percaya &amp;ndash; saya tentu memaklumi hal ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Kini hampir dua tahun kemudian coba kita tengok kembali kebelakang. Ketika tulisan tersebut saya buat, harga Dinar masih Rp 1,096,900 dan harga emas dunia berada pada angka US$ 833.75; Menjelang dua tahun harga Dinar kini sudah mencapai Rp 1,588,590,- dan harga emas dunia sudah berada pada angka US$ 1,215.70. Deret Fibonacci saya belum terbukti 100% memang, tetapi sudah sangat dekat &amp;ndash; tinggal sejengkal langkah lagi - untuk terbukti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Ini mengerikan saya sendiri yang menulisnya karena berarti kehancuran uang kertas itu begitu dekatnya. Kalau uang kertas merepresentasikan peradaban jaman ini, mungkin ini salah satu tafsir di surat Al Ma&amp;rsquo;aarij&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;5 &amp;ndash; 7 berikut : &amp;ldquo;&lt;em&gt;Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik. Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh (mustahil). Sedangkan kami memandangnya dekat (pasti terjadi)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;.&amp;rdquo;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Karena penasaran saya, kemudian saya berusaha mencari bukti ilmiah lain yang bisa menjelaskan ke masyarakat zaman ini tentang fenomena kehancuran uang kertas ini. Maka saya ambillah teori dari dedengkotnya uang kertas abad ini yaitu Alan Greenspan (dahulunya The Federal Reserve Chairman ) dan Pablo Guidotti (dahulunya&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Deputi Minister of Finance &amp;ndash; Argentina).&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kedua orang ini kemudian menghasilkan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;apa yang disebut &lt;em&gt;Greenspan-Guidotti Rule&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;, saya singkat saja menjadi GGR untuk kemudahan penulisan berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Inti dari GGR ini sebenarnya sangat sederhana yaitu : &amp;ldquo; &lt;em&gt;Suatu negara harus memiliki cadangan yang minimal setara dengan hutang external jangka pendek (jatuh tempo setahun atau kurang)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;rdquo;.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Dengan kata lain rasio antara &lt;em&gt;reserve&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt; dan hutang jangka pendek minimal 1 ; bila kurang dari ini maka negara dalam bahaya kebangkrutan ekonomi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Untuk contoh, lagi-lagi saya nggak mau menggunakan negeri sendiri takut ada yang marah. Maka saya ambillah contoh negara yang sering secara &lt;em&gt;misleading&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt; disebut sebagai&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;adi kuasa atau &lt;em&gt;super power&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt; &amp;ndash; Amerika Serikat. Alasan lain saya pilih negara ini karena uangnya US$ selama ini dipakai untuk mengukur harga emas internasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Bila GGR mensyaratkan rasio minimal 1 agar negara bebas dari ancaman kebangkrutan, maka seperti apa peluang AS untuk bangkrut dalam jangka pendek ?, marilah kita lihat cadangan dan hutang jangka pendeknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Untuk cadangan, saat ini AS memiliki 8,133.5 ton emas senilai sekitar US$ 300 Milyar;&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;cadangan strategis berupa minyak 725 juta barrel senilai sekitar US$ 58 Milyar; dan menurt data IMF Amerika juga memiliki cadangan dalam mata uang asing sebesar US$ 136 Milyar. Kalau di total dari tiga cadangan utama ini hanya US$ 494 milyar, katakanlah ditambah lain-lain kita bulatkan saja jadi US$ 500 Milyar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Mari sekarang kita lihat hutang jangka pendeknya. Menurut US Treasury, Amerika saat ini harus me-&lt;em&gt;refinance&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;- sekitar US$ 2 trilyun hutang jangka pendek; ini diluar defisit anggaran belanjanya yang mencapai US$ 1.5 trilyun, atau Amerika membutuhkan US$ 3.5 trilyun dalam 12 bulan kedepan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Ambil yang US$ 2 trilyun hutang jangka pendeknya dahulu; kemudian kita lihat kemana mereka berhutang. Ternyata sejak tahun 1985 Amerika sudah menjadi negara yang&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;hutangnya lebih besar ketimbang piutangnya ke negara lain (net debtor). Sekarang sekitar 44% dari US$ 2 trilyun hutang tersebut adalah hutang terhadap pihak luar. Artinya hutang Amerika jangka pendek yang harus segera dilunasi ke pihak di luar Amerika saja telah mencapai US$ 880 milyar, yang jauh lebih besar dari cadangan mereka yang hanya US$ 500 Milyar tersebut diatas. Dari sini saja jelas Amerika akan segera menjadi negara yang gagal berdasarkan &lt;em&gt;Greenspan-Guidotti Rule&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Mungkin Anda akan berpikir bahwa sebagai negara besar, Amerika pasti bisa mengatasi masalah ini. Tetapi nanti dulu, perlu diingat bahwa bukan hanya terhadap hutang jangka pendek terhadap pihak luar yang Amerika akan gagal &amp;ndash; untuk membiayai total hutang yang US$ 2 trilyun dan defisit belanja yang US$ 1.5 trilyun&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;atau total US$ 3.5 trilyun &amp;ndash; sampai saat ini para ahli negeri itu juga belum ketemu solusi yang bisa &lt;em&gt;sustainable&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt; atau solusi yang berkelanjutan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Saving bangsa Amerika saat ini hanya di kisaran US$ 600 Milyar pertahun; jadi kalau seluruh saving ini untuk membiayai hutang dan kebutuhan jangka pendek-pun tidak akan memadai. Mereka masih kekurangan dana sekitar US$ 3 Trilyun atau sekitar 40 % dari GDP mereka. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&lt;em&gt;Well&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;, tentu mereka akhirnya punya solusi untuk ini &amp;ndash; meskipun bukan solusi yang &lt;em&gt;sustainable&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;. Apa solusi itu ?; mencetak uang dari awang-awang &amp;ndash; atau dalam bahasa awam mereka &lt;em&gt;printing money out of thin air&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;. Bahasa teknisnya bisa keren-keren seperti &lt;em&gt;quantitative easing, debt monetizing&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt; dlsb. Tetapi pertanyaannya sampai kapan mereka dapat melakukan ini ?, kalau ada orang berhutang kepada Anda, setiap kali ditagih terus menunda atau malah minta hutangan baru &amp;ndash; apakah akan Anda terus berikan ?. Inilah nampaknya yang mulai dilakukan China dan India dengan mengurangi ketergantungannya pada US$ dan mulai secara serius meningkatkan cadangan emasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Lantas apa hubungan ini semua dengan harga emas dunia ?; sederhana saja, kalau harga emas sekarang senilai US$ 1,215.70 ; apa jadinya kalau US$ tidak lagi dipercaya orang dan nilainya terus menurun, tinggal separuh, tinggal seperempat (seperti yang kita alami tahun 97/98) dan seterusnya ?. Maka harga emas dunia bisa berlipat ganda melebihi kelipatan yang sebelumnya saya perhitungkan dalam&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;deret Fibonacci tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Fibonacci bisa keliru, demikian pula dengan Greenspan dan Guidotti. Tetapi kehancuran system ribawi sudah dipastikan di Al-Qur&amp;rsquo;an (QS 2 : 276) jadi 100% saya percayai kebenarannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Lantas apa solusinya bagi kita sebagai bangsa dan pribadi ?. Lagi-lagi balik ke Al-Qur&amp;rsquo;an yang kebenarannya pasti : &lt;em&gt;&amp;ldquo;&amp;hellip;.Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) secara sungguh-sungguh; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan&amp;hellip;&amp;rdquo;.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt; Ini cara Qur&amp;rsquo;ani untuk mempersiapkan diri menghadapi paceklik panjang dimulai dari gempa financial dahsyat yang epicentrum-nya US$ tersebut diatas. .&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Dalam skala bangsa, kita punya seluruh sumber alam yang kita butuhkan berupa laut, hutan, tambang, lahan-lahan yang subur&amp;hellip;maka tidak cukupkah waktu tujuh tahun kedepan&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;untuk mengolahnya secara sungguh-sungguh dan mengelola penggunaannya secara efisien ?. Kalau ini dapat kita lakukan, maka insyallah negeri ini akan dapat bener-bener merdeka &amp;ndash; mumpung system yang penjajah kita akan segera kalah perang (ekonomi) &amp;ndash; ingat tahun 45 kita diberi rakhmat Allah berupa kemerdekaan (baru kemerdekaan fisik, belum kemerdekaan ekonomi, pemikiran dlsb.) melalui kekalahan perang negeri penjajah kita waktu itu !.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Ok, bicara negara dan bangsa mungkin terlalu luas; bagaimana kalau kita mulai dari diri kita sendiri ; bagaimana kalau kita berusaha secara maksimal untuk bisa memakmurkan bumi tempat kita berpijak &amp;ndash; sehingga dalam tujuh tahun kedepan kita bisa benar-benar merdeka dari segala bentuk ketergantungan terhadap sesama manusia &amp;ndash; menjadi semata-mata hanya mengabdi, menyembah dan bergantung hanya kepadaNya, &amp;ldquo;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu&lt;/span&gt;.&amp;rdquo; (QS 112 :2). Insya Allah Bisa !.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt;Bagi yang ingin membuat langkah konkrit dalam hal ini, dapat bergabung dengan para peserta &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=264:pesantren-wirausaha-training-coaching-a-mentoring-untuk-menghasilkan-qowiyyun-amin&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Pesantren Wirausaha&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Helvetica;"&gt; &amp;ndash; yang saat ini tengah mulai berjibaku untuk bisa belajar memakmurkan sejengkal bumi Allah yang diamanahkan ke kita di Jonggol-Bogor. Semoga Allah permudah kita dengan amal yang diridloiNya, Amin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;    &lt;/table&gt; &lt;p style="font-size: 10px;"&gt; &lt;a href="http://posterous.com"&gt;Posted via web&lt;/a&gt;  from &lt;a href="http://dinarprabu.posterous.com/greenspan-guidotti-rule-harga-emas-dunia-and"&gt;dinarprabu's posterous&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;   &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-7154303841059968286?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/7154303841059968286/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=7154303841059968286&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/7154303841059968286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/7154303841059968286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/12/greenspan-guidotti-rule-harga-emas.html' title='Greenspan-Guidotti Rule : Harga Emas Dunia &amp;amp; Peluang Meraih Kemerdekaan Kita…'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-5666690766383250101</id><published>2009-12-01T11:44:00.001+07:00</published><updated>2009-12-01T11:44:40.816+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Analisis'/><title type='text'>Pelajaran Dari Krisis Dubai &amp; Century…</title><content type='html'>Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir pekan lalu bersamaan dengan umat Islam di seluruh dunia merayakan Iedhul Adha dan masyarakat Amerika merayakan Thanksgiving Day – masyarakat financial diresahkan oleh kabar Technical Default-nya Dubai World semacam BUMN-nya Dubai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kegagalan sebuah ‘BUMN’ investasi semacam Dubai World (tidak ada hubungannya dengan Dinar World yang kita miliki !) bisa membuat pasar seluruh dunia panik  ?, size atau ukuran yang jadi masalah. Dubai World memiliki potensi gagal bayar terhadap hutang yang nilainya mencapai US$ 60 Milyar – atau hampir sama besar dengan cadangan devisa negara kita !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan bila Dubai World benar-benar tidak bisa membayar hutangnya pada bank-bank besar dunia ? seluruh perbankan dunia bisa jadi kena getahnya – karena system financial dunia yang terkait satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mirip dengan kisruh bank Century di Indonesia – yang dengan alasan Dampak Sistemik-nya ; bank sentral United Arab Emirates di hari Ahad kemarin memutuskan untuk menolong Dubai World dengan fasilitas darurat khusus sehingga ketika semua pasar modal dan pasar uang seluruh dunia buka hari Senin kemarin – krisis Dubai World nampak sudah terselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari sini ?; bayangkan kalau Anda seorang penabung di sebuah bank besar di Amerika (atau dimanapun di dunia), tiba-tiba ada sebuah perusahaan raksasa di negeri nun jauh di Arab yang gagal bayar hutangnya  terhadap bank Anda – maka ada kemungkinan bank Anda akan terseret pada rantai kebangkrutan yang sama. Dan apa yang terjadi terhadap uang Anda ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, mungkin Anda berpendapat kan ada Penjamin Simpanan ?.  Betul, ini cukup menenangkan. Namun saya sebagai orang awam juga berfikir, kalau sistem penjamin simpanan berjalan dengan baik…bukankah seharusnya tidak ada sejumlah besar nasabah bank Century yang sampai harus berdemo dari waktu ke waktu untuk menuntut uangnya balik ?. Bukankah hak angket DPR untuk kasus Bank Century tidak juga perlu kalau lagi-lagi Penjamin Simpanan ini memang berjalan baik…?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi untuk amannya memang dalam berinvestasi kita tidak disarankan untuk menaruh seluruh telur pada keranjang yang sama; tidak masalah kalau sebagian uang kita berada di dunia perbankan –karena kemudahannya untuk transaksi kita akui belum tertandingi oleh system yang lain. Namun menaruh  semua asset kita di dunia perbankan juga kurang bijaksana – karena potensi masalah – yang oleh orang pemerintah sendiri dperkenalkan ke publik sebagai  – Dampak Sistemik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu kita tidak ingin kalau hasil jerih payah kita bertahun-tahun ludes oleh hantu baru bernama – Dampak Sistemik – yang konon bisa terjadi kalau bank kecil saja (sekelas Century) dibiarkan ambruk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus Century memang bak buah simalakama di negeri ini sekarang; kalau upaya penyelamatannya sudah dilakukan dengan kajian yang paripurna dan demi kepentingan penyelamatan sektor keuangan Indonesia semata karena Dampak Sistemik tersebut benar-benar ada  - maka orang awam seperti kita jadi paham – betapa rawannya system perbankan ini. Diantara puluhan bank yang perkasa, satu bank lemah bisa menghancurkan seluruhnya karena hantu Dampak Sistemik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, bila sebenarnya perbankan cukup aman dan hantu Dampak Sistemik tersebut tidak pernah ada – maka harus ada yang bertanggung jawab atas kebohongan besar di negeri ini yang menyita begitu banyak waktu, tenaga dan pikiran bangsa ini. Semoga Allah menujukkan yang hak-itu hak sehingga kita bisa mengikutinya; dan yang batil itu batil agar kita bisa menjauhinya. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-5666690766383250101?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/5666690766383250101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=5666690766383250101&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/5666690766383250101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/5666690766383250101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/12/pelajaran-dari-krisis-dubai-century.html' title='Pelajaran Dari Krisis Dubai &amp; Century…'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-2355301200765123146</id><published>2009-11-30T11:04:00.004+07:00</published><updated>2009-11-30T15:06:10.060+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Analisis'/><title type='text'>Berapa Tinggi Harga Emas Akhir Tahun Ini &amp; Tahun Depan…?</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen" height="26" style="width: 4px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="createdate" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img align="left" alt="Gold 2010" border="0" height="175" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/gold2010.jpg" title="Gold 2010" vspace="3" width="240" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Ini pertanyaan yang paling sering sampai ke saya yang ditanyakan oleh para pembaca situs ini. Jawaban saya selalu sama, bahwa saya tidak tahu – hanya Allah-lah yang tahu ilmu masa depan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Meskipun demikian, para praktisi pasar biasa menggunakan statistik dan analisanya untuk berusaha memahami apa yang sedang terjadi dan melihat kemungkinannya apa yang akan terjadi kedepan. Para pelaku yang competent dibidangnya tersebut – tidak selalu benar – tetapi biasanya cukup akurat analisanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk menjawab pertanyaan pertama tersebut, saya ambilkan pediksi dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.fgmr.com/gold-november-25-2009-usd1200-usd1400-yearend-forecast.html"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;James Turk – konsultant emas dari Gold Anti Trust Action Committee (GATA)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, dimana dia menguatkan prediksi dia sebelumnya bahwa harga emas dunia akan berkisar antara US$ 1,200 – US$ 1,400 sampai akhir tahun ini. Dengan asumsi Rupiah berada pada tingkat Rp 9,500/US$ ; maka kisaran harga emas di Indonesia akhir tahun akan berada antara Rp 366,500 s/d Rp 427,500 atau dalam Dinar antara Rp 1.56 juta s/d Rp 1.82 juta. Karena rentang prediksi yang panjang ini, hitungan saya sendiri juga berada di rentang yang kurang lebih sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk pertanyaan kedua tentang prediksi tahun depan, saya ambilkan prediksi dari orang yang sangat competent di perdagangan emas dunia karena dia adalah ketua Dewan Emas Dunia – Word Gold Council – Ian Telfer yang saat ini juga chairman dari Goldcorp. Dalam interviewnya dengan TV Fox Business News akhir pekan lalu dengan mantap dia memprediksi &amp;nbsp;&amp;nbsp;harga emas tahun depan akan mencapai US$ 2,000/oz&amp;nbsp;(dia menggunakan kata it certainly could get !). Dengan asumsi nilai Rupiah yang sama, maka ini berarti harga emas di Indonesia tahun depan akan berada di kisaran harga Rp 600 ribu-an dan Dinar berada di kisaran harga Rp 2.6 juta-an !. Ndak percaya ?...silahkan tonton interview Ian tersebut &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=Bmi4PD97Ito"&gt;dengan klik link ini&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Namun perlu diingat bahwa kalau toh seandainya prediksi tersebut benar, terjadinya tidak akan secara langsung. Harga emas kemungkinan besar akan berfluktuasi dahulu sebelum mencapai angka tersebut. Jadi sangat tidak dianjurkan untuk berspekulasi dengan harga emas ini bila fokus investasi Anda untuk meraih keuntungan jangka pendek. Wa Allahu A’lam.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Written by Muhaimin Iqbal     &amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-2355301200765123146?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/2355301200765123146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=2355301200765123146&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/2355301200765123146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/2355301200765123146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/berapa-tinggi-harga-emas-akhir-tahun.html' title='Berapa Tinggi Harga Emas Akhir Tahun Ini &amp; Tahun Depan…?'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-6402116708162827346</id><published>2009-11-27T13:58:00.001+07:00</published><updated>2009-11-27T14:01:37.147+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Investasi Emas'/><title type='text'>Dinar Untuk Perencanaan Haji : Lebih Murah, Lebih Nyaman…</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Written by Muhaimin Iqbal   &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw94i-bDaSI/AAAAAAAAAdA/Mz_H0jGzDLE/s1600/onh.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw94i-bDaSI/AAAAAAAAAdA/Mz_H0jGzDLE/s320/onh.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Ibadah haji dari waktu ke waktu punya tantangannya sendiri, tidak mudah, berat dan mahal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila pada zaman kakek nenek dahulu tantangannya adalah transport yang bisa memakan waktu berbulan-bulan dan ketidak amanan dalam perjalanannya; saat ini transport banyak dan cepat – namun Anda belum tentu bisa melaksanakan ibadah haji pada waktu yang Anda rencanakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudahan dan kecepatan transportasi haji ini ternyata menimbulkan masalah baru, yaitu membludaknya umat muslimin dunia yang (ingin) melaksanakan haji setiap tahunnya. Dampaknya bisa diduga, yaitu keterbatasan daya tampung jamaah haji di Mekah, Arafah, Mina dan juga Madinah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena keterbatasan daya tampung inilah yang menjadikan setiap Negara di jatah (Quota) jumlah orang yang bisa pergi haji setiap tahunnya.  Jadi kalu toh Anda berniat pergi haji sekarang, belum tentu Anda memperoleh kesempatan pada bulan haji yang akan datang - bisa jadi kesempatan Anda baru datang 3 – 5 tahun yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena kesempatan haji Anda yang mungkin masih beberapa tahun yang Akan datang ini, maka berapa dana yang akan Anda siapkan agar pada waktu kesempatan itu datang – dana Anda benar-benar cukup ? Inilah masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Komponen biaya haji yang utama adalah mata uang asing yaitu US$ untuk tiket pesawatnya dan Saudi Riyal untuk biaya hidup selama di sana. Karena uang kita Rupiah, maka perencanaan ibadah haji menggunakan uang Rupiah mempunyai setidaknya dua ketidak pastian – yaitu faktor inflasi dan faktor nilai tukar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena dua faktor inilah maka biaya ibadah haji kita dalam Rupiah memiliki kecenderungan meningkat dari tahun ketahun. Apalagi pada tahun dimana Rupiah mengalamai penurunan nilai yang tajam terhadap US Dollar dan Riyal seperti tahun ini, kenaikan biaya haji dalam Rupiah bisa sangat significant.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;onh 1Namun Anda tidak perlu kawatir sekarang; berdasarkan statistik 10 tahun terakhir, biaya haji dalam Dinar ternyata terus menerus mengalami penurunan.  Bila ONH biasa tahun 2000 sekitar 70 Dinar, maka tahun ini hanya sekitar 21 Dinar saja atau mengalami penurunan rata-rata 12% per tahun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apabila trend ini terus berlanjut, Anda bisa pergi haji hanya dengan 10 Dinar saja pada tahun 2015 – atau ONH plus hanya dengan sekitar 20 Dinar saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi dengan Dinar - mata uang emas yang daya belinya  tidak pernah rusak oleh inflasi maupun faktor nilai tukar, perencanaan haji Anda menjadi jauh lebih aman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ambil contoh misalnya kalau Anda mau mulai serius merencakan haji Anda dalam rentang 5 tahun yang akan datang, maka relatif aman bila untuk ONH biasa Anda cadangkan 20 Dinar saja. Artinya kalau Anda tabung 1 Dinar per bulan saja, insyaallah nggak sampai 2 tahun dana untuk membayar ONH sudah akan cukup.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sangat bisa jadi 20 Dinar yang Anda kumpulkan tersebut pada waktunya lebih dari cukup untuk membayar ONH biasa – bila kesempatan datang 3 – 6 tahun yang akan datang. Dalam hal ini Anda bisa meng-upgrade ONH Anda menjadi ONH plus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi bila Anda rencanakan ibadah haji Anda dengan Dinar; selain kecukupan dana lebih terjamin, juga sangat berpeluang Anda dapat meng-upgrade perjalanan haji Anda dengan yang lebih nyaman ONH plus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Insyaallah kami daeri GeraiDinar.Com akan mulai bicara intensif dengan para penyelenggara perjalanan haji ini – khususnya ONH plus, untuk mulai menawarkan kerjasama perencanaan haji dengan berbasis Dinar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mudah-mudahan Allah memudahkan rencana ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-6402116708162827346?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/6402116708162827346/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=6402116708162827346&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/6402116708162827346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/6402116708162827346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/dinar-untuk-perencanaan-haji-lebih.html' title='Dinar Untuk Perencanaan Haji : Lebih Murah, Lebih Nyaman…'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw94i-bDaSI/AAAAAAAAAdA/Mz_H0jGzDLE/s72-c/onh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-742078479433118712</id><published>2009-11-26T16:00:00.004+07:00</published><updated>2009-11-26T16:07:37.364+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Gold Reserve : Mereka Mungkin Tahu Yang Dilakukannya, Sedangkan Kita…?</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;Written by Muhaimin Iqbal     &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;  &lt;td class="createdate" valign="top"&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;img align="left" alt="Gold Reserve" border="0" height="265" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/goldres.jpg" title="Gold Reserve" vspace="3" width="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Saya punya dua ponakan laki-laki yang usianya hampir sebaya 3 dan 4 tahun yang lagi lucu-lucunya. Tidak hanya lucu, anak-anak ini rupanya juga cerdas. Karena selisih umur yang sangat dekat ini, mereka suka sekali berantem berebut mainan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Rupanya si kecil yang 3 tahun mempunyai kecerdasan yang melebihi usianya; untuk mengelabui kakaknya yang lebih tua – agar tidak merebut mainannya – dengan idenya sendiri si kecil suka berkata&amp;nbsp; “jelek…jelek…jelek…” pada mainan yang lagi dimainkannya dengan asyik. Maka si kakak menduga bahwa mainan tersebut memang jelek dan tidak tertarik untuk merebutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dari memahami permainan ponakan saya tersebut, saya tersentak dengan data cadangan emas negara-negara besar dunia.&amp;nbsp; Rupanya ‘permainan’ inilah yang dimainkan negara-negara besar Dunia terhadap emas. Mereka melalui jalur IMF, melarang penggunaan emas sebagai referensi mata uang dan bahkan mengawasi perdagangannya secara ketat. Mereka juga rajin ‘mencitrakan’ emas sebagai hal yang buruk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Saking besar pengaruh mereka ini, sampai-sampai otoritas pasar modal kita pun sempat beberapa tahun lalu ikut-ikutan memojokkan investasi emas dengan membuat citra buruk tentang investasi emas. Dalam iklannya mereka menggambarkan seorang ibu yang serakah dengan tumpukan emas di gelangnya kemudian&amp;nbsp; &lt;i&gt;nyengir&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; memamerkan gigi emasnya pula. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Nampaknya negara-negara besar dunia, sedang mempraktekkan ilmu yang sama dengan yang dimiliki ponakan saya yang 3 tahun tersebut diatas. Mereka senang mengatakan “jelek…jelek…jelek” pada investasi emas. Padahal mereka sendiri asyik mengamankan cadangan kekayaannya dalam bentuk emas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lihat grafik diatas buktinya, Ton 10 negara dalam hal cadangan emas mayoritas adalah negara-negara barat yang suka mengkampanyekan bahwa emas adalah hal yang jelek untuk uang maupun untuk investasi. Negara yang sadar bahwa mereka selama ini ‘tertipu’ dengan pencitraan buruk emas – pun segera mengejarnya; hal ini misalnya dilakukan oleh China beberapa tahun terakhir dan India baru-baru ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img align="left" alt="Gold Reserve" border="0" height="251" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/goldres1.jpg" title="Gold Reserve" vspace="3" width="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bukan hanya dari sisi kwantitif yang besar - karena rata-rata mereka memang negara besar, secara persentase terhadap &lt;i&gt;total reserve&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; mereka – cadangan emas mereka juga sangat besar. Amerika mencapai 77%, Perancis mendekati 71 %, Jerman mendekati 70 % , Italy mendekati 67% dan Belanda mendekati 60%. Bila di rata-rata dari top 10 tersebut, maka cadangan emas rata-rata mereka adalah 38.5 % dari total reserve-nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas dimana kita dan negara-negara dengan penduduk mayoritas&amp;nbsp; Islam lainnya ?; meskipun bagian dari syariat kita membutuhkan uang emas (Dinar) misalnya untuk menentukan nishab zakat, hukum potong tangan, uang darah (diyat) dlsb.; tidak satu-pun negara-negara yang penduduknya mayoritas Muslim seperti Indonesia memiliki cadangan emas yang memadai. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Indonesia misalnya; di bank sentral kita – Bank Indonesia – kita hanya memiliki cadangan emas sebesar 2,347,046.31 troy ounce atau sekitar 73 ton per akhir tahun lalu sesuai data BI di laporan tahunan tahun buku 2008. Dengan tingkat harga saat ini US$ 1,140/oz ; maka cadangan emas kita ini hanya bernilai US$ 2.68 Milyar, atau sekitar 4.15% dari cadangan devisa terakhir yang berada pada kisaran 64.5 milyar. Trend cadangan emas kita di BI juga bukannya naik, malah turun. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Setelah seperempat abad bertengger pada posisi di kisaran 96 ton, sekarang tinggal 73 ton atau turun 24 % dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini. Kemana perginya emas kita tersebut ? menurut laporan BI tahun buku 2006, sebagian emas kita tersebut di lego untuk mempercepat pelunasan hutang kita ke IMF !.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi terserah kita sekarang….; ponakan saya yang usia 4 tahun saja, kini tidak mempan lagi dikibuli adiknya yang berkata “jelek…jelek…jelek” pada mainannya; masya kita tetap akan membiarkan pasar emas dunia dikuasai mereka yang sambil memojokkan citra emas, mereka mengumpulkannya dari tangan bangsa-bangsa lain yang lalai mengamankan asset riil-nya. Kalau toh otoritas kita tidak mengamankan asset riil bangsa ini, &amp;nbsp;masya kita sebagai pribadi juga tidak mengamankan asset kita sendiri ?. Wa Allahu A’lam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js#pub=xa-4afea877067ed24b" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-742078479433118712?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/742078479433118712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=742078479433118712&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/742078479433118712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/742078479433118712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/gold-reserve-mereka-mungkin-tahu-yang.html' title='Gold Reserve : Mereka Mungkin Tahu Yang Dilakukannya, Sedangkan Kita…?'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-5451093349309324856</id><published>2009-11-26T14:36:00.000+07:00</published><updated>2009-11-26T14:36:50.660+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Produk Investasi Perhiasan Cincin dari Antam</title><content type='html'>PT Antam Tbk melakukan pengembangan usaha dengan meluncurkan produk investasi emas murni (999,9) dalam bentuk perhiasan cincin. Peluncuran produk ini dilakukan bertepatan dengan penyelenggaraan acara "Surabaya International Jewellery Fair" di Surabaya yang akan berlangsung pada tanggal 30 Oktober sampai 2 November 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada peluncuran perdananya ini Antam menampilkan 24 desain dari 250 desain yang telah disiapkan. Peluncuran perdana ini mengusung tema “Investasi &amp;amp; Gaya”. Antam berharap poduk ini dapat meningkatkan daya tarik terhadap investasi emas dan menjadi pilihan bagi masyarakat dalam melakukan investasi, khususnya investasi emas murni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, Antam melalui Unit Bisnis Pengolahan &amp;amp; Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM) telah memproduksi dan melakukan perdagangan emas murni 99,99% dengan sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA). Semua produk emas yang dihasilkan oleh UBPP LM dijamin keakuratannya, sehingga dapat diperdagangkan di pasar internasional. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan pemesanan produk perhiasan ini dapat menghubungi customer service Antam.&lt;br /&gt;Oleh : Kusnan M. Djawahir Ref. SWAamagazine&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-5451093349309324856?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/5451093349309324856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=5451093349309324856&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/5451093349309324856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/5451093349309324856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/produk-investasi-perhiasan-cincin-dari.html' title='Produk Investasi Perhiasan Cincin dari Antam'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-8777366448940034545</id><published>2009-11-26T10:48:00.001+07:00</published><updated>2009-11-26T10:51:30.171+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Investasi Emas'/><title type='text'>Republika Online - BI Wacanakan Pembelian Emas IMF</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.republika.co.id/berita/89890/BI_Wacanakan_Pembelian_Emas_IMF"&gt;Republika Online - BI Wacanakan Pembelian Emas IMF&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw37CcSUsAI/AAAAAAAAAcY/NxJsyci3zH0/s1600/20091117161731.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw37CcSUsAI/AAAAAAAAAcY/NxJsyci3zH0/s320/20091117161731.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;JAKARTA--Pembelian emas IMF sudah menjadi wacana dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI). Namun demikian, pihak BI mengaku belum berminat membeli stok emas milik IMF. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deputi Gubernur Bank Indonesia, Muliaman D Hadad ketika ditemui di Gedung DPR-RI, Jakarta, Rabu (17/11) mengatakan sampai saat ini BI belum ada rencana membeli stok emas IMF. "Karena stok emas kita sendiri masih banyak," katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muliaman sendiri tidak mengetahui persis stok cadangan emas Bank Indonesia. "Saya lupa, tidak pegang data, tapi yang jelas stok emas kita cukup banyak," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMF telah menjual sebanyak 200 ton emasnya kepada Bank Sentral India senilai 6,7 miliar dolar AS. Lembagai tu juga baru saja menjual 2 ton emasnya senilai 72 juta dolar AS kepada Bank Sentral Mauritius. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMF menyatakan pihaknya akan terus menjual cadangan emasnya secara langsung ke bank sentral-bank sentral dan pemerintah lain pada jangka waktu tertentu tanpa mengganggu pasar emas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, IMF tercatat memiliki 3.217 ton emas, atau berarti terbesar ketiga setelah Amerika Serikat dan Jerman. Pada 18 September, Dewan Eksekutif IMF telah menyetujui penjualan 403,3 ton emas atau sekitar seperdelapan dari cadangan emasnya. min/itz&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-8777366448940034545?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/8777366448940034545/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=8777366448940034545&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/8777366448940034545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/8777366448940034545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/republika-online-bi-wacanakan-pembelian.html' title='Republika Online - BI Wacanakan Pembelian Emas IMF'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw37CcSUsAI/AAAAAAAAAcY/NxJsyci3zH0/s72-c/20091117161731.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-3074055490731264152</id><published>2009-11-25T15:57:00.004+07:00</published><updated>2009-11-25T16:35:27.843+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dinar Untuk Sektor Riil'/><title type='text'>Waktunya Dinar Mendorong Investasi Sektor Riil Yang Adil</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swzyqd_xi4I/AAAAAAAAAbw/hxKYdthqrqc/s1600/gdrole251109.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407964063985666946" src="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swzyqd_xi4I/AAAAAAAAAbw/hxKYdthqrqc/s320/gdrole251109.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 298px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 300px;" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak orang beranggapan bahwa Dinar atau emas adalah bukan alat investasi; alasannya adalah membeli Dinar atau emas tidak membuat Dinar atau emas tersebut bisa tumbuh atau bertambah dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendapat ini benar adanya bila sudut pandang atau satuan (unit of account) yang kita pakai adalah Dinar atau emas itu sendiri. Kalau saya membeli 1 Dinar dan saya simpan saja - Dinar ini tetap satu Dinar sampai kapan-pun, maka dengan hitungan Dinar  - dia bukan investasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebaliknya bila satuan yang kita pakai adalah Rupiah atau mata uang kertas lainnya; 1 Dinar yang saya beli akhir 2006 harganya hanya Rp 750,000,- ; sekarang harganya telah mencapai Rp 1,5 juta. Maka dengan satuan Rupiah,  bagaimana mungkin nilai yang tumbuh seratus persen dalam 3 tahun tersebut tidak bisa dikatakan sebagai investasi ?. Lha wong deposito yang tumbuh seperlimanya dari Dinar ini saja dalam tiga tahun terakhir sudah bisa dikatakan sebagai instrumen investasi kok ?.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun dengan satuan Rupiah kenaikan nilai Dinar begitu tinggi dalam beberapa tahun terakhir ; bukan ini tujuan utama pengadaan Dinar di masyarakat. Dinar bukan hanya untuk disimpan, tetapi Dinar harus dapat menggerakkan sektor riil yang sesungguhnya. Bagaimana hal ini bisa terjadi ?, perhatikan grafik diatas untuk solusinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila Anda ingin memodali saudara Anda untuk usaha dalam waktu yang lama, dapatkah Anda lakukan dengan Adil menggunakan uang kertas Rupiah misalnya ?.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Coba Anda pinjami saudara Anda Rp 1 Milyar untuk modal usaha dan Anda minta dikembalikan tiga tahun lagi. Berapa pengembalian yang Anda minta ?;  kalau Anda minta tetap Rp 1 Milyar, maka Anda yang rugi – karena nilai uang Rp 1 milyar tersebut dalam tiga tahun telah banyak sekali menyusut. Sebaliknya bila Anda minta dikembalikan dengan nilai tambahan tertentu dalam tiga tahun – agar Anda tidak rugi, maka ini namanya Riba.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lantas beberapa lembaga keuangan syariah tidak menggunakan aqad pinjaman atau Qard, tetapi bagi hasil (Mudharabah) atau jual beli dengan margin (Murabahah) untuk menghindari situasi tersebut diatas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan menggunakan aqad Mudharabah misalnya Anda sekarang memodali usaha saudara Anda tersebut Rp 1 Milyar. Tahun berikutnya uang ini telah menjadi Rp 1.2 Milyar – wah hebat untung 20% dalam setahun !; tapi nanti dahulu….; setelah bagi hasil 50/50 ; maka Anda dapat hasil bersih Rp 100 juta dan saudara Anda mendapatkan Rp 100 juta pula. Sudah adilkah ?. kalau dilihat dari angka Rupiahnya nampaknya adil, tetapi coba dilihat dari daya belinya. Inflasi tahun lalu adalah 11.8% ; jadi meskipun uang Anda kini menjadi Rp 1.1 Milyar – daya belinya lebih rendah dari uang Anda semula Rp 1 milyar tahun lalu – jadi Mudharabah dengan satuan Rupiah ini-pun berpotensi untuk tidak adil satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah bagaimana agar Muamalah Anda dengan saudara Anda bisa adil ?; gunakan-lah Dinar atau Dirham sebagai satuan pencatatannya. Inilah yang dimaksudkan oleh Imam Ghazali dalam Ihya Ulmuddin – bahwa hanya emas dan perak-lah yang bisa menjadi timbangan atau hakim yang adil dalam muamalah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi baik Aqad pinjaman (Qard) maupun bagi hasil (Qirad/Mudharabah ) insyallah akan selalu bisa berjalan dengan adil dengan menggunakan satuan pencatatan Dinar ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lantas bagaimana carannya agar Dinar yang digunakan dalam aqad pinjam meminjam atau bagi hasil tersebut – dapat ditukar ke Rupiah untuk investasi sektor riil (membangun pabrik, membeli bahan baku, membeli barang dagangan dlsb.) yang saat ini baru mengenal Rupiah ?.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada dua mekanisme untuk ini yang saat ini sudah dapat dilakukan dengan baik di negeri ini; pertama Anda dapat menukar Dinar Anda menjadi Rupiah di jaringan GeraiDinar – kemudian menggunakan Rupiah untuk transaksi Anda di sektor riil tersebut diatas. Pada saat Anda mau mengembalikan modal ke pemodal pada akhir masa aqad –  Anda dapat menukar kembali Rupiah hasil usaha Anda dengan Dinar – untuk diserahkan ke pemodal dalam bentuk Dinar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Atau cara kedua, Anda dapat menggadaikan Dinar dari pemodal ke pegadaian atau bank-bank syariah yang saat ini hampir semua punya program gadai emas. Uang dari gadai ini kemudian untuk membiayai transaksi sector riil Anda. Pada akhir masa aqad, Anda tebus Dinar yang Anda gadaikan dengan uang hasil usaha Anda di sector riil tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cara pertama (menjual dan membeli kembali) lebih cocok pada saat harga emas relatif stabil; sebaliknya cara kedua (gadai) akan lebih aman pada saat harga emas bergejolak seperti saat ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Optimalisasinya bisa dihitung dengan relatif mudah berdasarkan margin jual beli, biaya gadai, statistik harga emas dan informasi-informasi lain yang terkait dengan usaha yang akan dibiayai dengan Dinar ini.  Kalau ada instrumen yang adil, mengapa masih memilih yang tidak adil ?. Wa Allahu A'lam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-3074055490731264152?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/3074055490731264152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=3074055490731264152&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3074055490731264152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3074055490731264152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/waktunya-dinar-mendorong-investasi.html' title='Waktunya Dinar Mendorong Investasi Sektor Riil Yang Adil'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swzyqd_xi4I/AAAAAAAAAbw/hxKYdthqrqc/s72-c/gdrole251109.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-1494482432350052931</id><published>2009-11-23T18:38:00.003+07:00</published><updated>2009-11-24T12:25:08.978+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Exchange Rate Chaos : Setinggi Apa Harga Emas Nantinya…?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swp0YYLxgWI/AAAAAAAAAag/sku_hwktuPk/s1600/china.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 164px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swp0YYLxgWI/AAAAAAAAAag/sku_hwktuPk/s320/china.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407262264769216866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari ini para pelaku bisnis banyak membicarakan potensi terjadinya kekacauan nilai mata uang dunia. Kemarin bahkan ekonom senior OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) Jorgen Elmeskov mengakui bahwa OECD tidak menepis risiko akan terjadinya kekacauan nilai tukar mata uang ini karena timpangnya ekonomi dunia saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Melalui tulisan saya lebih sebulan lalu, tepatnya tulisan tanggal 14 Oktober 2009 dengan judul Tinggalkan Dollar Selagi Sempat; saya juga sudah mengingatkan masalah ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tulisan saya sebulan lalu tersebut saya juga menulis “Dari tahun ketahun berbagai tingkat pejabat tinggi Amerika sampai presidennya sendiri riwa-riwi ke China; Apa misinya ?”; benar saja – meskipun saya tidak tahu jadwal Presiden Amerika ketika saya menulis tersebut ! – sebulan kemudian (minggu ini) Presiden Amerika bener-bener berkunjung ke China. Misinya-pun tepat seperti yang saya tulis tersebut, yaitu membujuk pemimpin China agar uang Renminbi China (lebih dikenal dengan Yuan) dijaga pada nilai yang tinggi – atau dengan kata lain agar US$ terus menurun nilai tukarnya terhadap China. Seperti juga pemimpin-pemimpin Amerika sebelumnya, nampaknya Obama kali inipun harus kecewa atas jawaban China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemimpin China akan lebih memilih mempertahankan lapangan kerja bagi ratusan juta penduduknya sendiri ketimbang membantu sekutunya sekalipun. Karena Amerika menginginkan nilai tukar mata uangnya rendah untuk kepentingan ekonomi dalam negerinya; China juga berkepentingan yang sama (demikian pula negara-negara lain) – maka yang terjadi adalah seperti yang saya tulis dalam Tukang Cukur dan Uang Kertas yaitu banting-bantingan dalam nilai mata uang kertas – dan akhirnya akan terjadi apa yang disebut Exchange Rate Chaos. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan apa yang bisa Anda lakukan untuk mengadapi Exchange Rate Chaos ini ? Silahkan kunjungi situsnya TV business kenamaan CNBC atau klik disini. Anda akan bisa melihat langsung penjelasan ahlinya tentang masalah ini. Nara sumber dalam acara tersebut adalah Jim Rickards, senior managing director of market intelligence dari Omnis; jadi nara sumber yang competent untuk bidangnya ini. Apa saran Jim Rickards bagi para investor untuk menghadapi masalah ini ?, jauhi currency trade ( bahasa saya jauhi Dollar dan sejenisnya !) , dan belilah emas (tentu juga Dinar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan dia adalah harga emas tidak terpengaruh oleh kebijakan moneter, harga emas merupakan hasil dari mekanisme fundamental pasar sesuai hukum permintaan dan penawaran. Yang menarik dari si Jim Rickards ini adalah analisa berikutnya yang saya terjemahkan langsung dari bahasa dia sebagai berikut : “Sangat sedikit orang yang berpikir bahwa emas adalah uang, bila Anda berpikir bahwa emas adalah uang – maka tingkat harganya akan berkisar antara US$ 4,000 sampai US$ 11,000 per ounce – inilah harga emas yang wajar untuk mengimbangi supply uang”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut dia juga mengatakan bahwa pada saat harga emas menginjak US$ 4,000/ounce atau hampir 4 kali dari harga sekarang, maka ini berarti US$ sudah terdevaluasi 75 %-nya. Tanpa berpikir bahwa emas adalah uang saja, menurutnya harga emas untuk tahun depan sudah akan mencapai US$ 2,000/ounce tanpa susah payah (without breaking a sweat). Jadi harga emas memang tinggi sekarang; tetapi tingginya harga emas sekarang belum apa-apa bila dibandingkan dengan apa yang mungkin akan terjadi seperti analisa ahli market intelligence tersebut diatas. Meskipun menurut saya sendiri analisa Jim ini agak berlebihan, tetapi bukannya tidak mungkin terjadi – karena per pagi ini saja harga emas internasional berdasarkan data kitco.com telah naik 55% dibandingkan dengan harga setahun yang lalu !. Wa Allahu A’lam. by Muhaimin Iqbal (geraidinar.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-1494482432350052931?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/1494482432350052931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=1494482432350052931&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/1494482432350052931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/1494482432350052931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/exchange-rate-chaos-setinggi-apa-harga_23.html' title='Exchange Rate Chaos : Setinggi Apa Harga Emas Nantinya…?'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swp0YYLxgWI/AAAAAAAAAag/sku_hwktuPk/s72-c/china.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-5719012935552226459</id><published>2009-11-23T18:27:00.003+07:00</published><updated>2009-11-23T18:29:27.244+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Musim Membeli Emas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swpxz5HtBsI/AAAAAAAAAaY/EuqbCQYzXTI/s1600/season.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 247px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swpxz5HtBsI/AAAAAAAAAaY/EuqbCQYzXTI/s320/season.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407259438932100802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Meskipun saya sudah berusaha menjawab secara umum kapan waktu yang baik untuk menukar Dinar pada tulisan saya tanggal 21 February 2009 lalu , masih sangat banyak pertanyaan diajukan ke saya terutama dari kalangan pengguna Dinar yang relatif baru.  Pertanyaan tersebut adalah apakah sekarang waktu yang baik untuk menukar investasi saya ke Dinar ?, dan berbagai pertanyaan sejenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jawaban saya selalu saya arahkan untuk membaca tulisan saya tersebut diatas; Namun tergelitik juga saya untuk melengkapi tulisan tersebut diatas dengan data-data yang barangkali juga bermanfaat sebagai tambahan bahan pertimbangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Data ini saya kumpulkan dari Kitco untuk harga emas selama lima tahun terakhir dan saya kelompokkan berdasarkan empat musim yaitu Musim Semi (Spring); Musim Panas (Summer), Musim Gugur (Fall) dan Musim Dingin (Winter).  Musim yang saya pakai adalah musim-musim belahan bumi utara, karena konsentrasi aktifitas pasar emas jauh lebih banyak terjadi di belahan bumi utara dibandingkan dengan selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kemudian agar bisa dibandingkan secara konsisten dari tahun-tahun yang berbeda, maka saya buat index harga 100 untuk bulan Juni (awal musim panas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hasilnya saya sajikan dalam grafik diatas; cukup menarik bukan ?. Perhatikan pada garis rata-rata (average) yang berwarna emas; ternyata memang secara  statistik harga emas yang berarti juga Dinar cenderung rendah pada Musim Semi dan Musim Panas. Sebaliknya, harga emas di Musim Gugur cenderung meningkat dan puncaknya di Musim Dingin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Statistik lima tahun terakhir dalam grafik tersebut menunjukkan angka rata-rata harga emas dunia pada akhir Musim Gugur adalah 10% lebih tinggi dibandingkan dengan harga pada awal Musim Panas sebelumnya. Pada akhir Musim Dingin, rata-rata ini malah mencapai 20% diatas harga pada awal Musim Panas  sebelumnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan kah angka-angka ini ?; saya tetap berpendapat tidak ada yang kebetulan di muka bumi ini. Pada Musim Dingin manusia memiliki kebutuhan lebih setidaknya dalam hal kebutuhan energi, pakaian dan makanan. Karena harga emas merupakan cerminan harga barang-barang yang dibutuhkan manusia, maka ketika kebutuhan akan barang-barang tersebut meningkat – harga naik, maka demikian pula harga emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dari statistik 5 tahun tersebut kita akan lebih mudah memahami apabila hari-hari ini yang bertepatan dengan awal Musim Semi di belahan bumi utara, harga emas dunia akan cenderung rendah. Secara statistik, posisi rendah ini akan bertahan sampai akhir musim panas yaitu September mendatang. Kemudian akhir September sampai Akhir Maret tahun depan, harga emas dunia akan cenderung tinggi.  Meskipun demikian sangat perlu dipahami bahwa yang terjadi di pasar bisa saja sangat berbeda dengan statistik, anomali-anomali selalu bisa terjadi oleh berbagai faktor - baik faktor ekonomi, politik, kemanan dan berbagai issue global lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perlu juga  diketahui bahwa statistik harga yang saya gunakan tersebut adalah harga dalam US Dollar; pola harga emas/Dinar dalam Rupiah bisa  berbeda karena fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dollar yang sulit diprediksi. Wallahu A’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-5719012935552226459?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/5719012935552226459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=5719012935552226459&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/5719012935552226459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/5719012935552226459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/musim-membeli-emas.html' title='Musim Membeli Emas'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swpxz5HtBsI/AAAAAAAAAaY/EuqbCQYzXTI/s72-c/season.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-1984903711102233306</id><published>2009-11-23T09:19:00.000+07:00</published><updated>2009-11-23T09:20:52.328+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Analisis'/><title type='text'>Harga Emas/Dinar Lagi Tinggi, Kapan Kesempatan Untuk Membeli…?</title><content type='html'>Written by Muhaimin Iqbal   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tulisan saya yang sangat banyak dibaca pengunjung web ini rupanya tulisan saya tentang Musim Membeli Emas yang saya tulis akhir Maret (2009) lalu. Tingginya harga emas dunia dua bulan terakhir – yang sampai pagi ini telah berada di kisaran US$ 1117/oz – meng-confirm pola musiman dalam perkembangan harga emas dunia seperti yang saya uraikan di tulisan tersebut diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas pertanyaan yang sering muncul adalah – kalau kita punyanya uang/anggaran untuk menabung Dinar/emas di bulan-bulan dimana musim harga emas lagi tinggi seperti sekarang ini; apakah terus kita menunggu sampai akhir Maret nanti untuk membeli emas/Dinar ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya ada di grafik disamping, yaitu grafik yang menunjukkan tingkat perubahan harga emas/Dinar (dalam Rupiah) selama 10 tahun terakhir – dalam tiga kategori perubahan , yaitu bulanan (kuning), 6 bulanan(hijau) dan tahunan (merah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agak njlimet memang, tetapi gampangnya saya contohkan begini : Bila Anda membeli emas atau Dinar pada musim harga tinggi seperti pada bulan November sekarang, berapa peluang Anda untuk rugi dalam 1 bulan kedepan, enam bulan kedepan dan satu tahun kedepan ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan statistik 10 tahun terakhir, ternyata peluang Anda rugi sebulan berikutnya hanya 2/10. Yaitu bila Anda membelinya pada bulan November 2001 dan menjualnya di Desember 2001 atau membelinya di November 2006 dan menjualnya di Desember 2006. Peluang harga emas atau Dinar Anda naik satu bulan berikutnya adalah 8/10 sisanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluang rugi dalam 6 bulan berikutnya ternyata juga sama 2/10 ; yaitu bila Anda membeli pada bulan November 2001 dan menjualnya di April 2002 atau membeli di November 2002 dan menjualnya di April 2003. Peluang harga emas atau Dinar Anda naik 6 bulan berikutnya adalah juga 8/10 sisanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gold Spot Price&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sepuluh tahun terakhir, meskipun Anda beli emas/Dinar pada musim harga emas/Dinar tinggi seperti pada bulan November ini; statistik menunjukkan Anda tidak pernah merugi bila Anda menjualnya satu tahun berikutnya atau lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa maknanya ini semua ?; Meskipun Anda tidak memperoleh gain sebesar bila Anda membeli emas/Dinar pada musim harga rendah; membeli emas/Dinar pada musim harga tinggi tetap lebih menguntungkan dibandingkan dengan mempertahankan uang Anda dalam mata uang kertas dan menunggu musim harga emas/Dinar rendah berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tidak hanya berlaku terhadap mata uang kertas Rupiah; Anda bisa lihat seandainya Anda punya US$ yang Anda pertahankan setahun terakhir – dibandingkan dengan seandainya US$ tersebut dibelikan emas/Dinar  pada bulan November setahun yang lalu – maka yang Anda belikan emas/Dinar kini nilainya 52 % lebih tinggi ketimbang yang disimpan dalam US$. Silahkan lihat buktinya di www.kitco.com pojok kiri atas seperti yang saya copy-kan disamping (posisi pagi ini 12/11/09 WIB, atau posisi sesaat setelah pasar New York tutup 11/11/09 pukul 17:02 NY Time ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menunjukkan betapa runyamnya US Dollar setahun terakhir ,  juga mata uang lain yang diukur dengan US$ - tidak ketinggalan pula semua asset yang dinilai dalam US$ seperti  asuransi dalam US$ , dana pensiun, dana kesehatan dlsb.  Masih mau belain US Dollar Anda…?, saran saya jangan….!. Wa Allahu A’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-1984903711102233306?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/1984903711102233306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=1984903711102233306&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/1984903711102233306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/1984903711102233306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/harga-emasdinar-lagi-tinggi-kapan.html' title='Harga Emas/Dinar Lagi Tinggi, Kapan Kesempatan Untuk Membeli…?'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-4357858055347717364</id><published>2009-11-23T08:41:00.002+07:00</published><updated>2009-11-23T09:19:24.364+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Disclaimer</title><content type='html'>Postingan di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung. Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reference post by: &lt;a href="http://www.geraidinar.com"&gt;Copyright © 2009 Gerai Dinar. All Rights Reserved.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-4357858055347717364?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/4357858055347717364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=4357858055347717364&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/4357858055347717364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/4357858055347717364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/disclaimer.html' title='Disclaimer'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-7305663158312401423</id><published>2009-11-23T08:09:00.003+07:00</published><updated>2009-11-26T15:47:24.368+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='e-Book'/><title type='text'>The Dollar Meltdown</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swng7FGUppI/AAAAAAAAAaQ/2OPwRI63Ik0/s1600/melt.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407100133220591250" src="http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swng7FGUppI/AAAAAAAAAaQ/2OPwRI63Ik0/s320/melt.jpg" style="float: left; height: 320px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 210px;" /&gt;&lt;/a&gt;The Dollar Meltdown (Penguin Group, NY 2009) adalah judul buku karya Charles Goyette yang mendapatkan perhatian luas di Amerika akhir-akhir ini; sampai anggota congress senior negeri itu yang punya perhatian khusus pada moneter Ron Paul memberikan catatannya yang berbunyi : “ Goyette telah melakukan pekerjaan hebat dalam menjelaskan mengapa Amerika menuju krisis finansial hebat kedepan, dan mengajari strategi yang masuk akal bagi warga Amerika untuk melindungi diri dan keluarganya. Saya percaya buku ini wajib dibaca (bagi warga Negara Amerika)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang terdiri dari empat Bab ini terus terang juga menarik bagi saya – meskipun isinya sendiri tidak banyak yang baru – karena mayoritas pokok-pokok pemikirannya juga sudah saya tulis di situs ini dalam dua tahun terakhir, jauh sebelum buku ini terbit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua bab Pertama banyak membahas dengan detil tentang krisis finansial yang terjadi selama dua tahun terakhir, bagaimana terjadinya, upaya-upaya bailout yang dilakukan pemerintah yang dianggapnya gagal dan justru membuat blunders, tumpukan hutang yang menggunung dan semakin menggunung (dalam bahasa penulis disebut : First there is a mountain…then there is a bigger mountain) yang akhirnya nanti akan membawa kepada kebangkrutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab III menguraikan dengan jelas tentang prediksi penulis akan masa depan ekonomi Amerika yang di representasikan dengan US Dollar-nya. Menurut si Goyette ini, kemungkinan besar terjadi (likely scenarios) bahwa US$ akan runtuh hanya dalam beberapa tahun mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai timing-nya ini, Goyette menjelaskan keberulangan sejarah. Dollar yang kita kenal sekarang adalah Dollar yang tidak lagi dikaitkan dengan emas – ini merupakan pengingkaran Amerika atas perjanjian yang digagasnya sendiri yaitu Bretton Woods Agreement. Amerika terpaksa melepaskan kaitan uangnya dengan emas secara resmi tahun 1971 setelah didahului oleh kebangkrutan ekonomi akibat membiayai perang yang tidak bisa dimenangkannya – yaitu Perang Vietnam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal serupa kini sudah terjadi selama bertahun-tahun; Amerika menguras sumber-sumber keuangannya untuk membiayai The Three Trillion Dollar War  (bahkan konon dana yang dikeluarkan telah membengkak menjadi US$ 4 – 5 trilyun), berupa perang iraq yang tidak memberi manfaat pada bangsa Amerika sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengibaratkan kondisi yang dihadapi oleh Dollar saat ini sebagai sebuah kereta yang diberi nama Dollar/Debt Express (DDE). Kereta ini berjalan dengan sangat kencang pada rel buntu yang menuju pada satu arah yaitu tempat rongsokan; sudah sangat terlambat sekarang untuk bisa mengurangi kecepatan kereta, apalagi mengerem-nya. Benturan yang sangat keras akan segera terjadi pada tikungan yang akan dilaluinya – yaitu ketika kereta Dollar/Debt Express ini harus bertabrakan dengan realitas ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kereta akan musnah karena dia melaju pada dua rel kehancuran. Rel pertama namanya fiscal policy, dan rel kedua bernama monetary policy. Fiscal policy menyangkut kebijakan anggaran yang ditempuh pemerintah yang boros dan mengeluarkan uang tidak pada tempatnya – seperti perang Iraq diatas, sedangkan monetary policy menyangkut apa yang dilakukan oleh Federal Reserve – yang keduanya mendorong supply uang kertas yang terus bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika supply uang sangat banyak, namun kepercayaan di pasar sudah runtuh oleh berbagai kasus seperti real estate bubble yang memicu credit contraction dua tahun terakhir; maka uang tersebut sejatinya tidak menggerakkan sector riil. Maka selanjutnya yang akan terjadi adalah apa yang disebut stagflation – stagnation and inflation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekonomi tidak tumbuh, otomatis lapangan kerja tidak tersedia – uang dicetak banyak tetapi tidak bisa diperoleh oleh masyarakat – dan kalau masyarakat-pun akhirnya mendapatkan uang tersebut – uang ini memiliki daya beli yang rendah karena inflasi yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terjadi selanjutnya lagi menurut penulis adalah The Crack-up Boom atau ledakan kehancuran; dimana penulis mengambil kata-kata dari ekonom besar Ludwig von Mises untuk menggambarkannya sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masyarakat akhirnya akan sadar pada suatu fakta bahwa inflasi adalah kebijakan yang disengaja (deliberate policy) yang akan terus berulang tiada akhir (go on endlessly); ketika ledakan kesadaran ini muncul serentak, semua orang ingin secepatnya menukar uang yang dipegangnya dengan benda riil – tidak perduli mereka membutuhkannya atau tidak, tidak perduli pula berapa banyak uang kertas yang mereka butuhkan untuk ditukarkan ke benda riil tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu yang sangat singkat, dalam bilangan minggu atau bahkan hari, apa yang dahulunya disebut sebagai uang, kini tidak lagi berlaku sebagai alat tukar. Uang kertas telah menjadi kertas bekas, yang orang tidak lagi mau menukar barang apapun dengan kertas bekas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang sudah pernah terjadi di Amerika tahun 1781 dengan uang Continental, di Perancis tahun 1796 dengan uang Territoriaux dan dengan uang Mark Jerman pada tahun 1923. Kejadian serupa akan terjadi lagi bila kondisi yang sama muncul”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menulis prediksi yang mengerikan di Bab III tersebut; penulis menghibur bangsa Amerika di Bab IV yaitu solusi menghadapi krisis ini. Apa yang dia sarankan ?; tidak sulit menduganya; dia menyarankan untuk melindungi asset diri dan keluarga hendaknya warga Amerika berinvestasi pada emas, perak, minyak, bahan-bahan kebutuhan pokok seperti produk pertanian dan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesimpulan akhirnya penulis ini juga menjelaskan prediksinya akan uang alternatif yang kedepannya akan sangat dominan perannya yaitu apa yang dia sebut sebagai Digital Gold Currency; yang dia jadikan contoh adalah GoldMoney yang sudah mulai ada di pasar sejak tahun 2001. Sayang si penulis nampaknya belum mengenal M-Dinar ; kalau seandainya dia sudah mengenal M-Dinar ini, dia akan tahu betapa dekat prediksi dia dengan realita di hampir seluruh penjuru dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi buku karya Charles Goyette ini memang sangat dekat dengan pemikiran utama di GeraiDinar.com; bukan karena kami nyontek dia (karena tulisan-tulisan kami lahir lebih dulu dari tulisan dia !), bukan pula sebaliknya dia nyontek pemikiran kami (kecil sekali kemungkinannya dia membaca dan memahami geraidinar.com !) ; tetapi adalah karena sifat kebenaran yang fitrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kami mengungkapkan kebenaran dari sudut pandang keIslaman kami yang berasal dari Qur’an dan Hadits (misalnya Riba yang pasti dihancurkan Allah – QS 2 : 276) ;  orang lain yang menkaji kebenaran berdasarkan ilmunya dengan jujur seperti Charles Goyette – kemungkinan besarnya memang akan berkesimpulan yang sama dengan kesimpulan kami tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau di AlQur’an sudah dikabarkan bahwa Riba akan dihancurkan oleh Allah (QS 2 :276), kemudian secara ilmiah oleh Charles Goyette juga disimpulkan yang sama bahwa Dollar nan ribawi akan hancur – maka apakah kita masih akan percayai US Dollar ? , maukah kita naik kereta Dollar/Debt Express menuju tempat yang namanya The Crack-up Boom ? Saya rasa tidak. Wa Allahu A’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-7305663158312401423?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/7305663158312401423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=7305663158312401423&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/7305663158312401423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/7305663158312401423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/dollar-meltdown.html' title='The Dollar Meltdown'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swng7FGUppI/AAAAAAAAAaQ/2OPwRI63Ik0/s72-c/melt.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-932330284977492852</id><published>2009-11-23T08:05:00.001+07:00</published><updated>2009-11-23T08:06:59.811+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='prolog'/><title type='text'>Mengenal Dinar dan Dirham Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swnf4sx4hwI/AAAAAAAAAaI/UDPQ0udmx4E/s1600/dinar-LM-only.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 302px; height: 308px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swnf4sx4hwI/AAAAAAAAAaI/UDPQ0udmx4E/s320/dinar-LM-only.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407098992821044994" /&gt;&lt;/a&gt;Karena banyaknya pengunjung yang mengira bahwa Dinar Iraq dan lain sebagainya adalah sama dengan Dinar Islam. Maka perlu saya buat penjelasan yang sangat jelas bahwa Dinar Iraq dan sejenisnya adalah tidak sama dan bukan Dinar Islam. Dinar Iraq adalah uang kertas biasa, sedangkan Dinar Islam adalah uang emas 22 karat 4.25 gram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh agar kita mengenal Dinar Islam ini lebih dekat, berikut saya petikkan uraian dari buku saya (Mengembalikan Kemakmuran Islam Dengan Dinar dan Dirham) yang menjelaskan detil tentang Dinar Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islamic Dinar and DirhamUang dalam berbagai bentuknya sebagai alat tukar perdagangan telah dikenal ribuan tahun yang lalu seperti dalam sejarah Mesir kuno sekitar 4000 SM – 2000 SM. Dalam bentuknya yang lebih standar uang emas dan perak diperkenalkan oleh Julius Caesar dari Romawi sekitar tahun 46 SM. Julius Caesar ini pula yang memperkenalkan standar konversi dari uang emas ke uang perak dan sebaliknya dengan perbandingan 12 : 1 untuk perak terhadap emas. Standar Julius Caesar ini berlaku di belahan dunia Eropa selama sekitar 1250 tahun yaitu sampai tahun 1204.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di belahan dunia lainnya di Dunia Islam, uang emas dan perak yang dikenal dengan Dinar dan Dirham juga digunakan sejak awal Islam baik untuk kegiatan muamalah maupun ibadah seperti zakat dan diyat sampai berakhirnya Kekhalifahan Usmaniah Turki tahun 1924.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standarisasi berat uang Dinar dan Dirham mengikuti Hadits Rasulullah SAW, ”Timbangan adalah timbangan penduduk Makkah, dan takaran adalah takaran penduduk Madinah” (HR. Abu Daud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab sekitar tahun 642 Masehi bersamaan dengan pencetakan uang Dirham pertama di Kekhalifahan, standar hubungan berat antara uang emas dan perak dibakukan yaitu berat 7 Dinar sama dengan berat 10 Dirham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat 1 Dinar ini sama dengan 1 mitsqal atau kurang lebih setara dengan berat 72 butir gandum ukuran sedang yang dipotong kedua ujungnya . Dari Dinar-Dinar yang tersimpan di musium setelah ditimbang dengan timbangan yang akurat maka di ketahui bahwa timbangan berat uang 1 Dinar Islam yang diterbitkan pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan adalah 4.25 gram, berat ini sama dengan berat mata uang Byzantium yang disebut Solidos dan mata uang Yunani yang disebut Drachma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar rumusan hubungan berat antara Dinar dan Dirham dan hasil penimbangan Dinar di musium ini, maka dapat pula dihitung berat 1 Dirham adalah 7/10 x 4.25 gram atau sama dengan 2.975 gram .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pertengahan abad ke 13 baik di negeri Islam maupun di negeri non Islam sejarah menunjukan bahwa mata uang emas yang relatif standar tersebut secara luas digunakan. Hal ini tidak mengherankan karena sejak awal perkembangannya-pun kaum muslimin banyak melakukan perjalanan perdagangan ke negeri yang jauh. Keaneka ragaman mata uang di Eropa kemudian dimulai ketika Republik Florence di Italy pada tahun 1252 mencetak uangnya sendiri yang disebut emas Florin, kemudian diikuti oleh Republik Venesia dengan uangnya yang disebut Ducat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir abad ke 13 tersebut Islam mulai merambah Eropa dengan berdirinya kekalifahan Usmaniyah dan tonggak sejarahnya tercapai pada tahun 1453 ketika Muhammad Al Fatih menaklukkan Konstantinopel dan terjadilah penyatuan dari seluruh kekuasan Kekhalifahan Usmaniyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama tujuh abad dari abad ke 13 sampai awal abad 20, Dinar dan Dirham adalah mata uang yang paling luas digunakan. Penggunaan Dinar dan Dirham meliputi seluruh wilayah kekuasaan Usmaniyah yang meliputi tiga benua yaitu Eropa bagian selatan dan timur, Afrika bagian utara dan sebagian Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada puncak kejayaannya kekuasaan Usmaniyah pada abad 16 dan 17 membentang mulai dari Selat Gibraltar di bagian barat (pada tahun 1553 mencapai pantai Atlantik di Afrika Utara ) sampai sebagian kepulauan nusantara di bagian timur, kemudian dari sebagian Austria, Slovakia dan Ukraine dibagian utara sampai Sudan dan Yemen di bagian selatan. Apabila ditambah dengan masa kejayaan Islam sebelumnya yaitu mulai dari awal kenabian Rasululullah SAW (610) maka secara keseluruhan Dinar dan Dirham adalah mata uang modern yang dipakai paling lama (14 abad) dalam sejarah manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain emas dan perak, baik di negeri Islam maupun non Islam juga dikenal uang logam yang dibuat dari tembaga atau perunggu. Dalam fiqih Islam, uang emas dan perak dikenal sebagai alat tukar yang hakiki (thaman haqiqi atau thaman khalqi) sedangkan uang dari tembaga atau perunggu dikenal sebagai fulus dan menjadi alat tukar berdasar kesepakatan atau thaman istilahi. Dari sisi sifatnya yang tidak memiliki nilai intrinsik sebesar nilai tukarnya, fulus ini lebih dekat kepada sifat uang kertas yang kita kenal sampai sekarang .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinar dan Dirham memang sudah ada sejak sebelum Islam lahir, karena Dinar (Dinarium) sudah dipakai di Romawi sebelumnya dan Dirham sudah dipakai di Persia. Kita ketahui bahwa apa-apa yang ada sebelum Islam namun setelah turunnya Islam tidak dilarang atau bahkan juga digunakan oleh Rasulullah SAW– maka hal itu menjadi ketetapan (Taqrir) Rasulullah SAW yang berarti menjadi bagian dari ajaran Islam itu sendiri, Dinar dan Dirham masuk kategori ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islamic Dinar &amp; Dirham Produced by Logam Mulia Indonesia - With The Weight &amp; Purity Certification By KAN (Indonesia) an LBMA (UK -London) Di Indonesia di masa ini, Dinar dan Dirham hanya diproduksi oleh Logam Mulia - PT. Aneka Tambang TBK. Saat ini Logam Mulia-lah yang secara teknologi dan penguasaan bahan mampu memproduksi Dinar dan Dirham dengan Kadar dan Berat sesuai dengan Standar Dinar dan Dirham di masa awal-awal Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar kadar dan berat inipun tidak hanya di sertifikasi secara nasional oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), tetapi juga oleh lembaga sertifikasi logam mulia internasional yang sangat diakui yaitu London Bullion Market Association (LBMA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti di awal Islam yang menekankan Dinar dan Dirham pada berat dan kadarnya - bukan pada tulisan atau jumlah/ukuran/bentuk keping - maka berat dan kadar emas untuk Dinar serta berat dan kadar perak untuk Dirham produksi Logam Mulia di Indonesia saat ini memenuhi syarat untuk kita sebut sebagai Dinar dan Dirham Islam zaman sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh Dinar dan Dirham yang diperkenalkan &amp; dipasarkan oleh Gerai Dinar adalah produksi langsung dari Logam Mulia - PT. Aneka Tambang, Tbk..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-932330284977492852?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/932330284977492852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=932330284977492852&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/932330284977492852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/932330284977492852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/mengenal-dinar-dan-dirham-islam.html' title='Mengenal Dinar dan Dirham Islam'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Swnf4sx4hwI/AAAAAAAAAaI/UDPQ0udmx4E/s72-c/dinar-LM-only.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-1685507208275926096</id><published>2009-11-14T20:15:00.001+07:00</published><updated>2009-11-14T20:17:41.270+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Analisis'/><title type='text'>Mengelola Uang Berdasarkan Fungsinya…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6t4qeuXvI/AAAAAAAAAaA/tV892kwVEUk/s1600-h/fungsi1.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 241px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6t4qeuXvI/AAAAAAAAAaA/tV892kwVEUk/s320/fungsi1.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403947791878610674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam teori ekonomi, uang memiliki tiga fungsi yaitu sebagai Alat Tukar (Medium of Exchange), sebagai Penyimpan Nilai (Store of Value) dan sebagai Satuan Perhitungan/Timbangan (Unit of Account).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga fungsi ini seharusnya melekat pada uang yang kita gunakan, namun penggunaan uang kertas justru tidak dapat memenuhi ketiga fungsi tersebut sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang kertas hanya berfungsi secara optimal sebagai Alat Tukar atau Medium of Exchange. Sebagai Store of Value, nilainya tergerus oleh inflasi dari waktu ke waktu. Karena nilainya yang terus menurun ini maka uang kertas juga tidak bisa secara konsisten dipakai sebagai Unit of Account.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda memiliki rumah yang Anda beli 10 tahun lalu senilai Rp 400 juta; tanpa renovasi sekalipun sekarang nilainya diatas Rp 1 Milyar – maka dalam mata uang Rupiah seolah anda untung 150%; benarkah Anda untung ? darimana untungnya ? lha wong rumahnya ya tetap itu-itunya. Keuntungan semu ini terjadi karena bias Unit of Account yang Anda gunakan yaitu Rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang Emas/Dinar atau Perak/Dirham yang sebenarnya sepanjang sejarah ribuan tahun bisa memerankan tiga fungsi uang tersebut secara sempurna.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Namun karena rezim pemerintahan dunia  85 tahun terakhir hanya menggunakan uang kertas – dan bahkan 27 tahun terakhir melalui IMF melarang penggunaan emas sebagai referensi mata uang; maka Emas/Dinar dan Perak/Dirham belum bisa kita fungsikan sebagai uang dalam pengertian Alat Tukar atau Medium of Exchange secara optimal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal uang, kita yang hidup di zaman ini menghadapi situasi dilematis. Uang kita yang resmi yaitu Rupiah, Dollar dlsb. dapat secara efektif kita gunakan sebagai alat tukar saat ini, namun uang kertas ini tidak dapat memerankan fungsi Store of Value dan Unit of Account. Uang kertas hanya secara efektif memerankan  1 dari tiga fungsi uang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di sisi lain kita juga memiliki uang Dinar dan Dirham yang sudah terbukti efektif memerankan ketiga fungsinya; namun secara legal tidak diakui sebagai Alat Tukar atau Medium of Exchange. Praktis Dinar dan Dirham baru bisa memerankan 2 dari tiga fungsi uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas mana yang kita gunakan ?. Tergantung kebutuhan kita !.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komposisi uang kertas dan Dinar Anda tergantung berapa banyak yang Anda butuhkan sebagai Alat Tukar dan berapa banyak pula yang dibutuhkan sebagai Store of Value.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip sederhananya seperti yang terlihat di grafik terbut diatas, semakin dekat penggunaan uang Anda – semakin besar fungsi Medium of Exchange berperan. Semakin jauh penggunaannya, semkin besar fungsi Store of Value-nya yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk jual beli saat ini, kita membutuhkan uang kertas – maka tidak dianjurkan untuk menukar uang kertas ini dengan Dinar – apabila uang tersebut akan Anda butuhkan dalam waktu dekat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebaliknya untuk kebutuhan Anda jangka panjang seperti biaya masuk perguruan tinggi anak-anak, biaya pemeliharaan kesehatan hari tua, biaya pergi haji dlsb. Anda membutuhkan uang yang berfungsi efektif sebagai Store of Value – Dinar-lah jawaban praktisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ada jawaban lain yang lebih baik; uang Anda tidak hanya efektif sebagi Store of Value tetapi juga menjadi Growing Assets – apabila Anda dapat berinvestasi di sector riil secara baik. Dalam hal ini ‘uang’ jangka panjang Anda dapat berupa pohon jati yang terus tumbuh, anak-anak sapi yang terus membesar, ayam dan itik yang semakin banyak, kebun-kebun yang semakin menghijau dslb.dlsb. Wallahu A’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-1685507208275926096?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/1685507208275926096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=1685507208275926096&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/1685507208275926096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/1685507208275926096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/mengelola-uang-berdasarkan-fungsinya.html' title='Mengelola Uang Berdasarkan Fungsinya…'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6t4qeuXvI/AAAAAAAAAaA/tV892kwVEUk/s72-c/fungsi1.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-3243074342533455120</id><published>2009-11-14T19:29:00.010+07:00</published><updated>2009-11-30T15:34:24.085+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Contac Me'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SxN_tCnNolI/AAAAAAAAAdI/xqOMY82kycI/s1600/DSC_0146.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SxN_tCnNolI/AAAAAAAAAdI/xqOMY82kycI/s200/DSC_0146.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #e06666;"&gt;&lt;b&gt;MAN BEHIND THE BLOG&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Blog Dinar Prabu dikelola oleh &lt;a href="http://www.facebook.com/demustaine?ref=profile"&gt;Demustaine Jaya&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Alumni UIN Syarif Jakarta Fak Psikologi Angkatan 2000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mahasiswa MM UMJ 2008-Now &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;A&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small; font-weight: bold;"&gt;nda dapat menghubungi kami di :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6jZ6GVAPI/AAAAAAAAAZo/6QlngIWy4gg/s1600-h/Addressbook-48x48.png" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403936268379029746" src="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6jZ6GVAPI/AAAAAAAAAZo/6QlngIWy4gg/s320/Addressbook-48x48.png" style="cursor: pointer; float: left; height: 48px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 48px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small; font-weight: bold;"&gt;Kontor :&lt;br /&gt;Jl. Rumbia III No 7A Kel. Tugu Utara&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small; font-weight: bold;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Jakarta Utara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6jaLREFVI/AAAAAAAAAZ4/3sL0TFSrIN4/s1600-h/i.jpeg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403936272987460946" src="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6jaLREFVI/AAAAAAAAAZ4/3sL0TFSrIN4/s320/i.jpeg" style="cursor: pointer; float: left; height: 48px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 48px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hp. 088-21083591 or 021-91500374 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6jZp2RufI/AAAAAAAAAZg/F5nXKo2oZIg/s1600-h/email-48x48.png" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403936264016738802" src="http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6jZp2RufI/AAAAAAAAAZg/F5nXKo2oZIg/s320/email-48x48.png" style="cursor: pointer; float: left; height: 48px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 48px;" /&gt;&lt;/a&gt;j&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;alanrizki@yahoo.com&lt;br /&gt;maewar@gmail.com  &lt;/span&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6jaA-x1lI/AAAAAAAAAZw/k2jlnmgGoj8/s1600-h/cat_icon3.gif" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403936270226413138" src="http://2.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6jaA-x1lI/AAAAAAAAAZw/k2jlnmgGoj8/s320/cat_icon3.gif" style="cursor: pointer; float: left; height: 48px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 48px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://dinarprabu.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;http://dinarprabu.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-3243074342533455120?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/3243074342533455120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=3243074342533455120&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3243074342533455120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3243074342533455120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/anda-dapat-menghubingi-kami-office-jl.html' title=''/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SxN_tCnNolI/AAAAAAAAAdI/xqOMY82kycI/s72-c/DSC_0146.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-3340502014536562196</id><published>2009-11-14T19:17:00.000+07:00</published><updated>2009-11-14T19:19:55.934+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Analisis'/><title type='text'>Menggapai Stabilitas Nilai Uang Tanpa Menggunakan Gold Standard</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6gPhwNQYI/AAAAAAAAAZY/TQLHC2ukXk4/s1600-h/100_1830.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6gPhwNQYI/AAAAAAAAAZY/TQLHC2ukXk4/s320/100_1830.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403932791510221186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ada cara lain untuk menggapai stabilitas nilai mata uang selain dengan menggunakan Gold Standard. Ada cara lain untuk menggapainya selain harus mematok nilai mata uang dengan emas dalam satuan berat tertentu. Banyak syarat yang harus dipenuhi. Syarat yang paling utama adalah perlunya tingkat kedisiplinan yang tinggi dari pemerintah untuk mematuhi aturan permainan. Selain itu ada beberapa syarat lagi yang harus dipenuhi antara lain penghapusan kebijakan deficit spending, penghapusan sistem fractional reserve banking, penggantian sistem pengenaan pajak dan lain-lain.&lt;br /&gt;David Zweig menulis sebuah artikel berjudul “Money Stability Without Using Gold Standard” yang isinya membahas dengan cukup detail tentang bagaimana caranya menggapai kestabilan nilai mata uang. Artikel tersebut di posting di website Financial Sense dan bila ingin membaca artikel aslinya silakan klik disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam artikel tersebut David Zweig menguraikan syarat-syarat yang harus dipenuhi. Setelah itu diuraikan pula mengenai hasil yang akan dicapai bila syarat tersebut diterapkan. Berikut ini saya kutipkan (kutipan dalam huruf miring) syarat yang harus diterapkan oleh pemerintah agar nilai mata uang menjadi stabil, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Here are the components of a system that combines the best of a gold standard (eliminating lasting inflation) with the flexibility required in today’s world and utilizing modern technology. This approach can create transparency, fairness and stability in government:&lt;br /&gt;Match tax with spending&lt;br /&gt;Eliminate Fractional Reserve Banking &lt;br /&gt;Separate banking from lending &lt;br /&gt;Replace existing taxes with a net worth tax - it would not only be fair, but invisible and painless &lt;br /&gt;Eliminate the state level of government &lt;br /&gt;Automate registration of property and loans &lt;br /&gt;Create personal escrow accounts funded by transaction taxes &lt;br /&gt;Discourage the use of barter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjemahan bebas dari kutipan tersebut adalah kurang lebih :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berikut adalah komponen dari sebuah sistem yang menggabungkan kebaikan sistem Gold Standard (menghapus inflasi yang terus-menerus) dengan fleksibilitas yang diperlukan di zaman ini serta pemanfaatan kemajuan teknologi. Pendekatan ini akan menghailkan trnasparansi, keadilan serta stabilitas dalam pemerintahan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyamakan pendapatan dari pajak dengan belanja pemerintah&lt;br /&gt;Menghapus sistem Fractional Reserve Banking&lt;br /&gt;Memisahkan jasa perbankan dengan jasa peminjaman&lt;br /&gt;Mengganti sistem pajak yang ada sekarang dengan pajak atas simpanan kekayaan – dimana dengan menggunakan sistem ini bukan hanya memberikan keadilan akan tetapi juga sistem ini bekerja dibelakang layar dan juga tidak menyakitkan&lt;br /&gt;Menghapus pemerintahan tingkat “state”(negara bagian)&lt;br /&gt;Pendaftaran hak milik dan pinjaman secara otomatis&lt;br /&gt;Membuka rekening escrow/sementara yang dananya diambil dari pajak atas transaksi&lt;br /&gt;Penghapusan sistem barter. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari delapan syarat ini yang paling menarik bagi saya adalah syarat ke-4 yaitu keharusan mengganti sistem pajak sekarang dengan pajak atas simpanan kekayaan (net worth). Apa hubungannya mengganti sistem pajak dengan kestabilan nilai mata uang? Jawabannya adalah keadilan dalam bentuk kesamaan daya beli relatif (relative buying power). Menurut Wikipedia, Buying Power adalah bagian dari pendapatan yang tersedia untuk dibelanjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam artikelnya David Zweig menjelaskan bahwa dengan menerapkan pajak atas simpanan kekayaan maka uang setiap orang akan tetap memiliki daya beli relatif yang sama antara sebelum dan sesudah membayar pajak. Tulisan lengkapnya adalah “A net worth tax applied equally to all wealth in the system, affects each dollar of value proportionally the same. Thus, no matter how wealthy people are, each person has the same relative buying power after paying the tax as they had before.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya tangkap maksud dari daya beli relatif/relative buying power adalah dapat digambarkan dengan contoh berikut, misalkan ada 2 orang kepala keluarga masing-masing kita sebut saja Patrick dan Sponge Bob yang hidup bertetangga yang keduanya memiliki 3 orang anak dan keduanya sama-sama memiliki penghasilan sebesar Rp 250 juta/tahun. Dengan menggunakan sistem pajak sekarang kedua orang tersebut dalam setahun harus membayar pajak sebesar Rp 67,5 juta dengan asumsi penghasilan tidak kena pajak per tahun adalah Rp 25 juta dan tarif pajak 30%. Dalam sistem pajak sekarang, kedua orang tersebut membayar pajak dalam jumlah yang sama. Sayangnya, seperti orang bijak bilang, sama belum tentu adil. Setelah ditelusuri lebih jauh, si Patrick ini termasuk orang yang beruntung. Rumah yang sekarang ditempatinya berasal dari pemberian orang tua. Ketiga orang anaknya pun sehat dan cerdas semuanya. Berbeda jauh dengan keadaan si Sponge Bob. Rumah yang sekarang ditempatinya dia beli dengan meminjam uang ke bank dan sampai saat ini belum lunas juga. Sementara itu dirinya sendiri menderita alergi terhadap makanan murah. Dijamin tidak akan masuk ke mulutnya sesuap-pun makanan yang harganya murah (mohon maklum, ini kan cuma contoh). Intinya adalah biaya hidup minimal Sponge Bob jauh lebih tinggi daripada Patrick.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya tambahan informasi tersebut, terlihat jelas bahwa bila keduanya harus membayar pajak dalam jumlah yang sama maka Sponge Bob mendapatkan perlakuan yang tidak adil. Berbeda misalnya bila sistem pajak sekarang diganti dengan sistem pajak atas nilai kekayaan bersih/net worth (definisi sederhana dari net worth adalah jumlah semua ativa/kekayaan dikurangi hutang). Dengan pajak atas net worth maka Patrick harus membayar pajak lebih banyak karena selain tidak punya hutang, biaya hidup minimal diapun rendah sehingga mampu membeli barang yang diinginkan sehingga hidupnya lebih menyenangkan. Dengan pajak atas net worth maka Sponge Bob hanya akan dikenai pajak sedikit saja atau bahkan bisa tidak membayar pajak. Bagaimana mungkin Sponge Bob bayar pajak atas net worth sementara dia masih punya hutang rumah yang belum lunas serta biaya hidup minimalnya tinggi sekali mengingat penyakit alerginya yang tidak biasa itu? Jangankan untuk membeli barang yang diinginkan, untuk bertahan hidup saja sudah menjadi beban baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari contoh diatas terlihat jelas bahwa dengan menerapkan sistem pajak atas net worth maka akan tercipta keadilan bagi masyarakat dalam membayar pajak karena sistem pajak atas net worth sangat memperhatikan beban hidup masing-masing individu. Sepengetahuan saya, sistem pajak ini bisa dibilang mirip dengan sistem zakat dalam syariat Islam. ref. &lt;a href="http://prospekdinar.blogspot.com/2009/07/menggapai-stabilitas-nilai-uang-tanpa.html"&gt;Prospek Dinar&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-3340502014536562196?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/3340502014536562196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=3340502014536562196&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3340502014536562196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3340502014536562196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/menggapai-stabilitas-nilai-uang-tanpa.html' title='Menggapai Stabilitas Nilai Uang Tanpa Menggunakan Gold Standard'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6gPhwNQYI/AAAAAAAAAZY/TQLHC2ukXk4/s72-c/100_1830.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-3506701823602673013</id><published>2009-11-14T18:16:00.000+07:00</published><updated>2009-11-14T18:28:45.048+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanya jawab'/><title type='text'>Tanya Jawab Sekitar Dinar</title><content type='html'>Tanya :&lt;br /&gt;Apakah Dinar itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Yang dimaksud Dinar adalah Dinar Islam atau juga disebut Islamic Gold Dinar (IGD). Terbuat dari emas 22 karat seberat 4.25 gram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Bagaimana mengetahui suatu keaslian Dinar ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Keaslian Dinar ditentukan oleh kadar emasnya (22 karat) dan beratnya (4.25 gram). Design atau tulisan bisa saja berbeda. Untuk memudahkan masyarakat Indonesia memperoleh Dinar asli, Gerai Dinar hanya merekomendasikan Dinar yang diproduksi oleh Logam Mulia (PT. Aneka tambang, Tbk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Apakah Dinar ini dipakai sebagai mata uang oleh salah satu negara di dunia saat ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Saat ini tidak ada negara di dunia yang benar benar menggunakan mata uang Dinar Islam, tetapi sepanjang sejarah Islam sejak zaman rasulullah s.a.w. sampai saat keruntuhan Kekhalifahan Usmaniah Turki, Dinar Islam inilah yang digunakan sebagai mata uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Saat ini banyak beredar investasi Dinar Irak, apakah ini sama dengan Dinar Islam ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Dinar Irak sama sekali berbeda dengan Dinar Islam yang kita sediakan. Dinar Iraq adalah uang kertas biasa (uang fiat) yang diberi nama Dinar dan tidak memiliki nilai intrinsik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Bagaimana menghitung harga Dinar saat ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Karena terbuat dari emas, maka harga Dinar mengikuti harga emas dunia. Karena harga emas dunia dalam US$, Euro dlsb. Sedangkan nilai Rupiah juga bergerak relatif terhadap mata uang negara-negara lain tersebut , maka harga Dinar juga dipengaruhi harga Rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Kalau harga terus berubah, terus harga yang mana yang kita pakai pada saat jualan Dinar ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Untuk memudahkan para mitra bertransaksi, Gerai Dinar hanya akan mengupdate harga Dinar dua kali sehari yaitu pagi sebelum jam 7.00 WIB dan siang sebelum jam 1.00 WIB. Apabila sampai jam tersebut harga Dinar tidak di update maka harga yang berlaku adalah harga sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Apakah harga Dinar akan terus naik ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Harga Dinar berfluktusai mengikuti harga emas dunia. Apabila ditarik dalam jangka panjang, jelas harga emas terus mengalami kenaikan yang significant yaitu dari US$ 35 /troy ounce 40 tahun lalu menjadi US$ 800-an saat ini. Meskipun demikian penting sekali untuk disadari oleh para pengguna Dinar bahwa yang naik/turun secara significant sesungguhnya bukanlah Dinar atau emas itu sendiri melainkan mata uang kertas yang digunakan sebagai pembandingnya. Sebagai contoh tahun 1980 harga emas sudah pernah mencapai US$ 600-an / troy ounce karena saat itu US$ lagi lemah (peristiwa penyanderaan WN Amerika di Teheran). Selama dua puluh tahun kemudian emas berfluktuasi antara US$ 250 – US$ 400 sebelum akhirnya sejak tahun 2000 sampai awal Maret 2008 emas terus naik mencapai diatas US$ 975/ troy ounce.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Apakah saya akan akan mengalami kerugian apabila ternyata harga emas akan turun selama bertahun-tahun seperti yang terjadi antara tahun 1980-2000 ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Sekali lagi karena yang naik turun adalah alat ukur pembandingnya yang memang tidak bisa diandalkan (uang kertas), maka untung atau rugi terhadap nilai mata uang tertentu baik US$ maupun Rupiah tidak perlu menjadi ukuran satu-satunya atas keberhasilan atau kegagalan investasi Dinar kita. Menggunakan Dinar adalah proses hijrah dari penggunan alat ukur muamalat yang tidak adil (uang kertas) ke alat ukur yang adil (Dinar/Emas). Dinar atau emas terbukti memiliki daya beli yang stabil selama lebih dari 1400 tahun (hadits tentang harga kambing) dan di dunia modern juga terbukti memiliki daya beli terhadap minyak mentah yang stabil sejak perang Dunia II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Apabila pada saat transaksi Dinar belum ada, apakah boleh memesan dahulu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Karena kebutuhan Dinar di masyarakat saat ini lebih tinggi dari tingkat produksi Dinar di logam mulia, maka sering tidak terhindarkan Dinar harus dipesan dahulu ke Antam terutama apabila permintaannya dalam jumlah besar. Apabila ini dilakukan maka harga disepakati di depan - dan transaksi mengikuti aturan jual beli pesanan atau 'istisna' - penyerahan setelah Dinar diperoleh Logam Mulia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Apakah Gerai Dinar menjamin pembelian kembali Dinar yang sudah dibeli masyarakat ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Gerai Dinar hanya membantu masyarakat yang saling membutuhkan untuk menjual atau juga membeli Dinar. Sifatnya tentu bukan jaminan tetapi kemudahan dan prioritas yang diberikan oleh Gerai Dinar kepada para nasabahnya untuk menjual kembali Dinarnya di seluruh jaringan keagenan yang ada. Gerai Dinar beroperasi seperti toko emas yang menjual emas perhiasan; meskipun tidak perlu memberikan jaminan pembelian kembali - insyaallah kalau nasabah ingin menjual akan dibeli atau disalurkan ke pembeli lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena barang yang dibeli emas, selain bisa dijual di Gerai Dinar dan seluruh jaringan keagenannya- Dinar insyaallah selalu bisa diperjual belikan antar sesama pengguna Dinar , dijual ke logam mulia dan bisa juga dijual ke toko emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Dimana saya menyimpan Dinar saya setelah saya beli ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Dinar dapat disimpan di rumah sebagaimana kita menyimpan perhiasan, namun dianjurkan terutama apabila jumlahnya banyak untuk disimpan yang lebih aman di safe deposit box yang disediakan oleh perbankan. Safe deposit box ini cukup murah mulai dari Rp 200-an/tahun. Dan memiliki safe deposit box bukan hanya untuk menyimpan Dinar tetapi juga dapat dipakai untuk menyimpan dokumen-dokumen penting lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu dekat insyaallah Gerai Dinar juga menyediakan penitipan penyimpanan Dinar berproteksi asuransi syariah dengan biaya sekitar 0.5% per tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga cara lain untuk menyimpan Dinar dan sekaligus memproduktifkannya melalui cara Dinar di Qirad-kan atau dimudharabahkan. Dengan cara ini maka penitipan Dinar tidak dikenakan biaya tetapi malah memberikan bagi hasil. Bedanya hanya Dinar tidak bisa diambil setiap saat, diperlukan waktu minimal 1 bulan pemberitahuan didepan apabila Dinar yang di Qirad-kan akan diambil/dicairkan. Lebih jauh bisa lihat artikel yang terkait masalah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Berapa banyak saya perlu membeli Dinar ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Kalau sifatnya hanya untuk simpanan sangat dianjurkan untuk menyimpan Dinar secukupnya saja, yaitu cukup untuk mengantisipasi masa pensiun, antisipasi menghadapi berbagai musibah, antisipasi kebutuhan keluarga seperti sekolah anak dan antsisipasi untuk warisan secukupnya agar tidak meninggalkan keturunan yang lemah. Menyimpan emas (atau harta dalam bentuk apapun termasuk uang kertas) diluar untuk kebutuhan ini dapat tergolong menimbun yang sangat dilarang agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Dinar yang diputar sebagai alat usaha tidak ada batasannya sejauh hak-hak Allah dan manusia lain (zakat dlsb) ditunaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Apakah saya wajib zakat atas Dinar yang saya tabung ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Ya tentu, sama seperti perhiasan, uang kertas Anda dan harta-harta lainnya, semua terkena wajib zakat apabila telah mencapai nisabnya (20 Dinar) dan melewati satu tahun. Zakatnya adalah 2.5% apabila di hitung dalam tahun Qomariah dan 2.58% apabila dihitung dalam tahun Syamsiah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Dinar cukup untuk memenuhi kebutuhan investasi saya tetapi bagaimana dengan kebutuhan saya untuk perlindungan terhadap risiko ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Hanya kepada Allah kita semua berlindung, namun sebagai medan ikhtiar kita harus juga mengantisipasi risiko-risiko seperti kecelakaan, kematian dlsb. Untuk ini kita tetap bisa membeli produk-produk asuransi syariah, khususnya untuk proteksi risiko. Asuransi yang hanya untuk proteksi risiko ini ada di pasaran antara lain dengan nama Personal Accident dan Term Life ; preminya jauh lebih murah dibandingkan dengan asuransi jiwa yang mengandung unsur saving atau investasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Dimana saya bisa peroleh Dinar ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinar bisa diperoleh melalui jaringan mitra Gerai Dinar atau perwakilan-perwakilannya yang insyallah terus bertambah dari waktu ke waktu. saat ini Dinar juga sudah dapat diperoleh di kota-kota besar Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Bagaimana caranya menjadi Mitra Gerai Dinar ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Mitra Gerai Dinar ada dua kategori yaitu mitra permodalan (shahibul mal) dan mitra penjualan (wakil). Mitra permodalan adalah perorangan atau badan hukum yang menyediakan modal (minimal 100 Dinar) untuk pembukaan Gerai Dinar di pasar tertentu. Mitra penjualan/perwakilan adalah perorangan atau badan hukum yang menggarap pasar tertentu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Berapa bagi hasil untuk shahibul mal dan berapa untuk wakil penjualan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Shahibul mal dan wakil penjualan berbagi hasil sama besar yaitu masing-masing 1% dari jumlah Dinar yang diperdagangkan. Apabila shahibul mal berjualan sendiri tanpa melalui wakil maka otomatis hak keduanya (2%) menjadi hak shahibul mal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Bagaimana perhitungan harga jual dan harga beli Dinar ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Harga jual Dinar mengikuti harga emas internasional, ditambah biaya cetak, pajak, biaya operasi dan margin untuk para mitra. Dari keseluruhan biaya ini, dijaga agar harga Dinar tidak lebih tinggi dari 5% diatas biaya perolehannya (harga emas dan ongkos cetak &amp; transportasi/security). Dari5% tersebut 2% dicadangkan untuk pajak netto, 1% untuk shahibul mal, 1% untuk penjual dan 1% untuk support dari Gerai Dinar (administrasi, pengelolaan dan l;ayanan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Lalu kalau saya menjual kembali Dinar saya, dengan harga berapa Gerai Dinar mau membeli ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;harga beli kembali kami apabila nasabah mau menjual Dinarnya ke kami adalah 4% dibawah harga kami menjual. dari 4 % ini, 2 % adalah unsur alokasi pajak, san 2 % adalah margin penjualan Gerai Dinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Apakah untuk dapat membeli Dinar dari Gerai Dinar harus menjadi anggota DinarClub ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;Tidak, tidak harus. Semua orang boleh membeli Dinar di Gerai Dinar. Hanya saja mendaftar sebagai anggota Dinarclub tidak ada ruginya karena club ini tidak memungut biaya apapun. Dengan menjadi anggota DinarClub informasi harga Dinar dapat diperoleh melalui sms services setiap saat diperlukan. Tolong menolong sesama anggota Club juga dimungkinkan untuk saling berjual beli Dinarnya maupun produk-produk lain yang nantinya bisa ditawarkan oleh sesama anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Bagaimana cara mendaftar untuk menjadi anggota DinarClub ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;Pendaftaran anggota DinarClub cukup melalui sms ke nomor-nomor berikut: 0856 93 010101, 0813 88 010101 atau 0815 84 010101 dengan pesan : reg#nama#alamat#kota#profesi#nomor referensi. Nomor referensi adalah nomor Id yang memberikan referensi (pada umumnya sama dengan nomor hp dari member yang memberikan referensi. Apabila referensi Anda adalah situs ini maka nomor referensi bisa diisi 01). Setelah terdaftar anggota biasa data mengakses informasi Dinar dengan pesan CEK DINAR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :&lt;br /&gt;Kalau saya tidak berhasil menghubungi nomor-nomor Gerai dinar tersebut bagaimana ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;Kecil kemungkinan tiga nomor dari tiga server teresebut down pada waktu yang bersamaan, meskipun demikian apabila ini terjadi - informasi harga Dinar Insyaallah tetap bisa di cek secara manual ke nomor 021 93 300 300 atau melalui informasi harga Dinar/Dirham di situs ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-3506701823602673013?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/3506701823602673013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=3506701823602673013&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3506701823602673013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3506701823602673013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/tanya-jawab-sekitar-dinar.html' title='Tanya Jawab Sekitar Dinar'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-1239399981040379180</id><published>2009-11-14T17:24:00.001+07:00</published><updated>2009-11-14T17:30:57.925+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Bersiap Menghadapi Phenomena Wealth Transfer …</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6GsV5oSeI/AAAAAAAAAYY/JHkXj1IblkI/s1600-h/guide.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 209px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6GsV5oSeI/AAAAAAAAAYY/JHkXj1IblkI/s320/guide.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403904699242400226" /&gt;&lt;/a&gt;Written by Muhaimin Iqbal    &lt;br /&gt;Monday, 09 November 2009 08:23 &lt;br /&gt;Tulisan saya kali ini saya ambilkan dari isi buku berjudaul “Guide to Investing in Gold and Silver” karya Michael Maloney  yang diterbitkan oleh Business Plus – Hachette Book Group (2008). Buku yang seharusnya sudah bisa kita beli di Indonesia tahun lalu ini, ndak tahu kenapa baru bisa kita jumpai di toko buku asing kenamaan Jakarta sekarang – mungkin karena penerbitnya yang tidak terlalu terkenal sehingga distribusi globalnya lelet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulisnya sendiri adalah tokoh penting dalam dunia  emas, perak dan berbagai bisnis metal lainnya. Dia bahkan juga penasihat investasi yang mendorong orang sekaliber Robert Kiyosaki mengalihkan sebagian besar investasinya ke perak. Robert Kiyosaki bahkan memberi pengantar pada buku ini dengan menyebut penulis sebagai orang yang pandai merangkai titik-titik menjadi informasi yang bermakna – sementara orang lain mungkin hanya dapat melihat sebagi titik-titik yang tidak bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali isi dari buku ini yang mirip dengan buku saya “Mengembalikan Kemakmuran Islam dengan Dinar dan Dirham” (Spriritual Learning Center, 2007); khususnya yang menyangkut pandangan tentang uang dan mengapa uang hanya bisa diperankan secara sempurna oleh emas dan perak. Bahkan di awal tulisannya Michael berusaha meluruskan salah kaprah dalam pemahaman tentang Currency dan Money di masyarakat.&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=302:bersiap-menghadapi-phenomena-wealth-transfer-&amp;catid=1:latest-news&amp;Itemid=50"&gt;Read More&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-1239399981040379180?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/1239399981040379180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=1239399981040379180&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/1239399981040379180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/1239399981040379180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/ee.html' title='Bersiap Menghadapi Phenomena Wealth Transfer …'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6GsV5oSeI/AAAAAAAAAYY/JHkXj1IblkI/s72-c/guide.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-1723864005889525177</id><published>2009-11-14T13:22:00.001+07:00</published><updated>2009-11-25T17:08:31.313+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='m-dinar'/><title type='text'>Dinar dan Teknologi, Bagaimana Status Hukumnya…?</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6IQ7edcYI/AAAAAAAAAYg/E1oivU9iivg/s1600-h/hitech.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403906427315908994" src="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6IQ7edcYI/AAAAAAAAAYg/E1oivU9iivg/s320/hitech.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 210px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 300px;" /&gt;&lt;/a&gt;Written by Muhaimin Iqbal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini untuk menjawab beberapa pertanyaan pembaca sekaligus, yang intinya ada yang menanyakan legalitas produk-produk Dinar berbasis teknologi seperti M-Dinar yang belum lama ini kami perkenalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua aspek legalitas yang ingin saya jelaskan; pertama legalitas dari aspek hukum positif negara (Indonesia dan juga negara-negara lain dimana M-Dinar digunakan) dan kedua adalah aspek legalitas dari sisi syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi hukum positif negara, harus diakui bahwa kecepatan perkembangan teknologi mendahuli kecepatan perkembangan hukum positif buatan manusia. Sangat bisa jadi memang belum ada hukum yang pas yang mengatur transaksi pembayaran global yang menggunakan system e-payment, paypal, e-gold, e-dinar, Goldmoney dlsb. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi biarlah hukum positif ini dipersiapkn oleh pihak yang terkait pada waktunya di masing-masing Negara. Namun perkembangan aplikasi teknologi pembayaran yang sudah sangat canggih tidak perlu menunggu kesiapan hukumnya – bila ini yang ditunggu, maka negara yang perkembangan system hukumnya lambat akan juga sangat terbelakang dalam aplikasi teknologi-nya.&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=125:dinar-dan-teknologi-bagaimana-status-hukumnya&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Read More&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-1723864005889525177?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/1723864005889525177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=1723864005889525177&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/1723864005889525177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/1723864005889525177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/dinar-dan-teknologi-bagaimana-status.html' title='Dinar dan Teknologi, Bagaimana Status Hukumnya…?'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6IQ7edcYI/AAAAAAAAAYg/E1oivU9iivg/s72-c/hitech.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-7931127581698744049</id><published>2009-11-13T14:54:00.001+07:00</published><updated>2009-11-14T17:51:28.375+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Timbangan'/><title type='text'>Ceks Your Gold</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6LorOOJJI/AAAAAAAAAYo/z7GYWUUjAWs/s1600-h/goldcheck.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 75px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6LorOOJJI/AAAAAAAAAYo/z7GYWUUjAWs/s320/goldcheck.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403910133804573842" /&gt;&lt;/a&gt;Quantum Leap GeraiDinar : GoldCheck dan Program Emas Produktif&lt;br /&gt;Alhamdulillah berkat kemudahan yang selalu diberikan olehNya, kemudian juga dari dukungan pembaca dan pengguna Dinar – ada dua lompatan baru dalam layanan kami pada masyarakat pengguna Dinar khususnya – dan masyarakat pengguna emas pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lompatan layanan baru ini berawal dari keinginan kita semua untuk dapat setiap saat memastikan bahwa Dinar yang kita gunakan adalah Dinar dengan standar Karat dan Berat yang sangat akurat sesuai dengan yang disyariatkan dalam agama ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya sejak awal pengenalan Dinar kami ingin ada alat ukur yang akurat ini, sampai-sampai kita sempat diskusikan penggunaan hukum Archimedes segala. Alhamdulillah di zaman modern ini sudah ada alat yang sangat akurat untuk mengetes kadar emas ( atau kadar logam apapun sebenarnya) antara lain dengan teknology sinar-x.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;X-Ray Fluorescent Spectrometer Alat yang nama teknisnya X-Ray Fluorescent Spectrometer inilah yang sekarang sudah dimiliki oleh Gerai Dinar untuk bisa dimanfaatkan oleh masyarakat pengguna Dinar. Alat sejenis juga dimiliki oleh Logam Mulia untuk keperluan pengetesan kadar emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GoldCheck Karena alat ini sangat mahal apabila hanya kita pakai secara pasif hanya untuk secara random mengecek Dinar yang beredar, maka alat ini juga kami sediakan bagi masyarakat yang ingin tahu kadar emas yang dimilikinya secara akurat. Layanan ini kita sebut layanan GoldCheck. Masyarakat yang ingin mengetes-kan emasnya dapat datang ke GeraiDinar dan tentu saja dikenakan biaya yang wajar – sekedar untuk ikut berkontribusi dalam membayar penyusutan nilai alat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emas Produktif Pengembangan berikutnya dari alat ini adalah mulai sekarang GeraiDinar – dengan dukungan Logam Mulia – PT. Aneka Tambang, Tbk. Juga memiliki program baru yang kita sebut sebagai Program Emas Produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya alat yang akurat kita bisa secara adil membeli emas-emas yang ada di masyarakat yang selama ini tersimpan dan kurang dimanfaatkan. Seperti kalung gelang anak kita waktu kecil yang sekarang sudah tidak dipakai lagi. Perhiasan yang kehilangan matanya, putus dlsb. Semua dapat kita nilai kadar emasnya secara akurat untuk kemudian dimurnikan kembali dan dicetakkan menjadi Dinar atau emas batangan di Logam Mulia – melalui kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain lagi adalah dengan alat ini pula kita bisa membeli emas langsung dari tambang rakyat, untuk kemudian dimurnikan dan dicetak menjadi Dinar di Logam Mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus kita akui bahwa yang bisa memurnikan emas dengan standar yang diakui internasional (LBMA) hanya Logam Mulia ; oleh karenanya alat yang kita miliki hanya kita gunakan untuk melakukan pengecekan emas secara mandiri dan akurat. Seluruh proses pemurnian dan pencetakan menjadi Dinar ataupun emas lantakan – hanya dilakukan di Logam Mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktunya nanti insyaallah saya akan jelaskan lebih detil mengenai mekanisme layanan GoldCheck dan Program Emas produktif (EmasPro). Sementara itu bagai yang sudah tertarik dengan dua layanan baru tersebut, dapat langsung menghubungi kami. Semoga Allah terus memudahkan jalan kita yang ingin kembali ke ‘timbangan’ yang Adil dengan Dinr dan Dirham. Wallu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-7931127581698744049?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/7931127581698744049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=7931127581698744049&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/7931127581698744049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/7931127581698744049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/ree.html' title='Ceks Your Gold'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sv6LorOOJJI/AAAAAAAAAYo/z7GYWUUjAWs/s72-c/goldcheck.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-3711073005770455369</id><published>2009-10-30T16:02:00.005+07:00</published><updated>2009-11-30T16:21:19.390+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Account Bank'/><title type='text'>Account Bank</title><content type='html'>&lt;h2 class="widgettitle" style="color: #38761d;"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Anda dapat melakukan pembayaran melalui Account Bank berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="textwidget"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;BNI Cab. KUDUS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;acc 0169046283&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Atas Nama : Mustain&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="textwidget"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;BANK SYARIAH MANDIRI&amp;nbsp; KCP JKT. Kramat Jaya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;acc 0200059648&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="textwidget"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Atas Nama : Ernawati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-3711073005770455369?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/3711073005770455369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=3711073005770455369&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3711073005770455369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3711073005770455369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/10/account-bank.html' title='Account Bank'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-3797862981914040947</id><published>2009-10-30T14:45:00.011+07:00</published><updated>2009-12-11T17:24:43.677+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kastamer Focus'/><title type='text'>Term Of Services</title><content type='html'>&lt;table style="height: 273px; width: 250px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="center" width="260"&gt;&lt;iframe frameborder="0" height="300px" src="http://geraidinar.com/price.php" width="240px"&gt;&amp;lt;p&amp;gt;&amp;lt;p&amp;gt;&amp;lt;p&amp;gt;&amp;lt;p&amp;gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;a href="http://geraidinar.com/"&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;Click here as your browser does not support iframes.&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;/a&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt; &amp;lt;/p&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SxSZoGnDeWI/AAAAAAAAAdY/OlFXAIaseLs/s1600/dinar-addtocart.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SxSZoGnDeWI/AAAAAAAAAdY/OlFXAIaseLs/s200/dinar-addtocart.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #f1c232;"&gt;&lt;span style="background-color: #f3f3f3;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Contoh Koin Dinar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="background-color: #f1c232;"&gt;&lt;b&gt;1. Pemesanan &amp;amp; Pembayaran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;A. Pemesanan dinar akan diproses setelah Dinar Prabu menerima pembayaran dan atau bukti pembayaran.&lt;br /&gt;B. Pembayaran mengacu dengan rate harga dinar diatas, sesuai jumlah dinar yang dipesan &amp;amp; ditambah Biaya pengiriman.&lt;br /&gt;C. Pembayaran bisa ditransef ke nomor &lt;a href="http://dinarprabu.blogspot.com/2009/10/account-bank.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;Rekening ini&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="background-color: #f1c232;"&gt;&lt;b&gt;2. Nomor Rekening&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;A. Untuk mencapai ketepatan waktu kami menyediakan rekening &lt;a href="http://dinarprabu.blogspot.com/2009/10/account-bank.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt; Syariah Mandiri dan &amp;nbsp;BNI&lt;/span&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;B. Bagi pelanggan COD (Cash on Delivery), Bukti transfer diserahkan kepada kurir kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="background-color: #f1c232;"&gt;&lt;b&gt;3. Penagihan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;A. Tanggal jatuh tempo pembayaran berdasarkan Waktu Anda memesan, yaitu MAKSIMAL 1 Hari setelah pemesanan&lt;br /&gt;B. Semua pemberitahuan mengenai tanggal jatuh tempo dan tagihan akan dikirim melalui email. Dinar Prabu tidak melayani pengiriman tagihan atau pemberitahuan melalui surat atau faks. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="background-color: #f1c232;"&gt;&lt;b&gt;4. STOCK Barang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;A. Saat ini karena animo masyarakat yang besar diluar kapasitas produksi rutin Dinar Logam Mulia, maka kemungkinan stok tidak selalu tersedia – terutama untuk pembelian partai besar. Apabila ini yang terjadi, kepada calon pembeli akan kami tawarkan apakah mau membeli secara pesanan (Dalam Islam disebut ‘Istisna’ , dalam bahasa sehari-hari kita sebut inden). Pembelian Dinar secara pesanan, menggunakan harga yang berlaku pada saat transaksi (transfer pembayaran) dan penyerahan Dinar setelah Dinar selesai di produksi. Proses produksi pesanan ini saat ini berkisar antara 1-3 minggu.&lt;br /&gt;B. Namun jika stock barang tersedia, maka penyerahan dinar maksimal 1 hari untuk Jakarta dan daerah sekitarnya maksimal 3 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="background-color: #f1c232;"&gt;&lt;b&gt;5. Pembatalan Transaksi dan Pengembalian Dana&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;A. Dinar Prabu berhak membatalkan transaksi setiap saat.&lt;br /&gt;B. Pelanggan berhak membatalkan transaksi setiap saat. Dana yang telah dibayarkan akan dikembalikan sesuai dengan waktu yang belum digunakan (dalam hitungan Hari).&lt;br /&gt;C. Pengembalian biaya kepada pelanggan tidak termasuk Ongkos Kirim yang telah dibayarkan.&lt;br /&gt;D. Pengembalian Dinar dan Ongkos Kirim ditanggung oleh pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="background-color: #f1c232;"&gt;&lt;b&gt;6. Perubahan Harga&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;A. Perubahan harga tidak mempengaruhi pembayaran yang telah dilakukan.&lt;br /&gt;B. Dinar Prabu berhak mengganti harga Dinar tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="background-color: #f1c232;"&gt;&lt;b&gt;7. Pengiriman Jakarta dan Sekitarnya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;A. Biaya pengiriman kami bebankan kepada Anda jika pemesanan kurang dari 15 Dinar.&lt;br /&gt;B. Wilayah Jakarta Raya dan Depok adalah Rp. 35.000&lt;br /&gt;C. Bekasi, Bogor dan Tangerang adalah Rp. 65.000&lt;br /&gt;D. Pemesanan diatas 15 Dinar, FREE Ongkos Kirim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="background-color: #f1c232;"&gt;&lt;b&gt;8. Pengiriman Wilayah Lain&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;A. Biaya pengiriman adalah Rp. 65.000. Biaya tersebut berlaku untuk pengiriman Dinar maksimal 1 kg atau 235 Dinar namun perlindungan asuransi-nya hanya sampai senilai Rp 20 juta. Untuk perlindungan asuransi diatas Rp 20 juta akan ada tambahan biaya sekitar 0.5% dari nilai Dinar yang dikirim.&lt;br /&gt;B. Setelah Dinar ada dan pembayaran sudah kami terima termasuk biaya pengiriman dan asuransi, kami akan kirimkan Dinar melalui paket RPX dalam amplop standar RPX yang insya Allah aman dan terproteksi asuransi.&lt;br /&gt;C. Setelah barang kami kirimkan, Kepada pembeli akan kami beritahukan bahwa barang telah terkirim dengan menginformasikan detail nomor AWB pengiriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="background-color: #f1c232;"&gt;&lt;b&gt;9. Support&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Kami membuka layanan konsultasi melalui email, chating, telepon dan sms.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="background-color: #f1c232;"&gt;&lt;b&gt;10. Revisi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dinar Prabu berhak melakukan revisi terhadap peraturan di atas tanpa pemberitahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="background-color: #f1c232;"&gt;&lt;b&gt;11. Penjualan Dinar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;A. Kami juga menerima dinar bagi pelanggan yang ingin menjualnya.&lt;br /&gt;B. Hubungi kami untuk mengetahui prosesnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-3797862981914040947?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/3797862981914040947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=3797862981914040947&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3797862981914040947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3797862981914040947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/10/1.html' title='Term Of Services'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SxSZoGnDeWI/AAAAAAAAAdY/OlFXAIaseLs/s72-c/dinar-addtocart.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-868949326795377639</id><published>2009-10-26T11:12:00.002+07:00</published><updated>2009-11-26T11:16:31.211+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='e-Book'/><title type='text'>Dinar &amp; Dirham</title><content type='html'>&lt;table border="0" style="width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" rowspan="1"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="left" valign="top" width="33%"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" rowspan="1"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw4AknphyQI/AAAAAAAAAco/SBiE2gEgJvQ/s1600/Dinar___Dirham_4917b8ee31b70.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw4AknphyQI/AAAAAAAAAco/SBiE2gEgJvQ/s320/Dinar___Dirham_4917b8ee31b70.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;buku dengan judul Mengembalikan Kemakmuran Islam dengan Dinar &amp;amp; Dirham yang ditulis oleh Muhaimin Iqbal - Pendiri dan Pengelola GeraiDinar ini antara lain mengulas :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sejarah mata uang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Politik ekonomi dan uang dunia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Problem yang ditimbulkan oleh uang kertas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bukti-bukti sejarah&amp;nbsp;bahwa uang harusnya adalah emas dan perak atau Dinar dan Dirham&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pandangan Fiqih kontemporer tentang uang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tahap-tahap kembalinya Dinar &amp;amp; Dirham&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Aplikasi dinar di jaman modern dan peran teknologi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;dan hal-hal mendasar lainnya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Terbit dengan Hard Cover 234 halaan, Full color.&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-868949326795377639?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/868949326795377639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=868949326795377639&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/868949326795377639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/868949326795377639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/10/dinar.html' title='Dinar &amp; Dirham'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw4AknphyQI/AAAAAAAAAco/SBiE2gEgJvQ/s72-c/Dinar___Dirham_4917b8ee31b70.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-6890064325639918971</id><published>2009-10-26T11:07:00.002+07:00</published><updated>2009-11-26T12:49:48.939+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='e-Book'/><title type='text'>Dinar Solution</title><content type='html'>&lt;table border="0" style="width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td rowspan="5" valign="top"&gt;&lt;a href="http://www.dinarworld.com/components/com_virtuemart/shop_image/product/Dinar_Solution_491cebc6486fd.gif" rel="lightbox[product27]" title="Dinar Solution"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw4W3eFxfbI/AAAAAAAAAcw/v9-eTBVr630/s1600/dinarsol2.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw4W3eFxfbI/AAAAAAAAAcw/v9-eTBVr630/s320/dinarsol2.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td colspan="2" rowspan="1"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="left" valign="top" width="33%"&gt;&lt;/td&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" rowspan="1"&gt;&lt;hr /&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw3_gijfAlI/AAAAAAAAAcg/lfnGjvszQxE/s1600/show_image_in_imgtag.php.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Dinar Solution adalah buku kedua tentang Dinar yang ditulis oleh Muhaimin Iqbal. Bila buku pertama “MENGEMBALIKAN KEMAKMURAN ISLAM DENGAN DINAR DAN DIRHAM” lebih banyak membahas landasan teori tentang uang Dinar, politik ekonomi yang menghalangi penerapannya sekarang dan pendekatan-pendekatan teoritis akan kemunculan Dinar dan Dirham kembali; maka buku yang kedua ini lebih praktis pada penggunaannya dalam perencanaan keuangan keluarga.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Aslinya buku ini diberi judul&amp;nbsp; oleh penulisnya “Perencanaan Finansial Berbasis Dinar – Panduan Praktis Untuk keluarga Muslim Modern”;&amp;nbsp; Namun melihat aplikasinya yang sangat dekat dan nyata dalam membentengi Keluarga Muslim dari korban krisis financial global yang melanda dunia dewasa ini, maka penulis sepakat dengan penerbit untuk membuat judul yang ringkas dan relevan dengan situasi&amp;nbsp; yang ada yaitu&amp;nbsp; DINAR SOLUTION atau Dinar Sebagai Solusi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Sebagai solusi perencanaan&amp;nbsp; keuangan Islami yang tidak hanya sebatas usia kita hidup di dunia, buku ini antara lain membahas tentang :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;ul style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Pentingnya perencanaan financial bagi pribadi muslim dan keluarganya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Tanggung jawab muslim terhadap diri dan keluarganya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Dinar sebagai alat perencanaan keuangan yang adil dan akurat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Proses perencanaan financial berbasis Dinar dan aplikasinya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Aplikasi bentuk investasi berbasis Dinar.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Panduan&amp;nbsp;memilih usaha yang paling pas utnuk ditekuni sampai akhir hayat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Zakat untuk harta muslim kontemporer.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Agar harta tidak menjadi beban di Akhirat : Wakaf, Hibah dan Wasiat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Agar harta tidak menjadi musibah bagi ahli waris : Al –Fara’idh – Pembagian Warisan Dalam Islam.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Buku yang ditulis dalam ‘timeline’ usia kita ini, diharapkan dapat membantu persiapan menghadapi masa tua dan persiapan untuk akhirat yang waktunya tak terbatas…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Buku Ini dapat dibeli dengan Dinar (0.050 Dinar) dengan Dirham (2 Dirham) atau dengan Rupiah Rp 60,000,-&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-6890064325639918971?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/6890064325639918971/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=6890064325639918971&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/6890064325639918971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/6890064325639918971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/10/dinar-solution.html' title='Dinar Solution'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw4W3eFxfbI/AAAAAAAAAcw/v9-eTBVr630/s72-c/dinarsol2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-9035056738065903762</id><published>2009-10-26T10:06:00.001+07:00</published><updated>2009-11-26T10:10:22.943+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='e-Book'/><title type='text'>Dinar Money</title><content type='html'>&lt;table border="0" height="705" style="width: 665px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" rowspan="1"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="left" valign="top" width="33%"&gt;&lt;b&gt;Price per Unit (piece):&lt;/b&gt;        &lt;a href="http://www.dinarworld.com/index.php?page=shop.ask&amp;amp;product_id=30&amp;amp;subject=Call+for+Pricing%3A+Dinar+Money&amp;amp;option=com_virtuemart&amp;amp;Itemid=53"&gt;Call for Pricing&lt;/a&gt;   &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td colspan="2"&gt;&lt;a class="button" href="http://www.dinarworld.com/index.php?page=shop.ask&amp;amp;flypage=flypage.tpl&amp;amp;product_id=30&amp;amp;category_id=9&amp;amp;option=com_virtuemart&amp;amp;Itemid=53"&gt;sk a question about this product&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;    &lt;td colspan="2" rowspan="1"&gt;&lt;a class="cssButton" href="javascript:void(0)" id="publishButton" onclick="if (this.className.indexOf(&amp;quot;ubtn-disabled&amp;quot;) == -1) {var e = document['postingForm'].publish;(e.length) ? e[0].click() : e.click(); if (window.event) window.event.cancelBubble = true; return false;}" target=""&gt;&lt;/a&gt;&lt;hr /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw3w76p5FCI/AAAAAAAAAcQ/XevQWhWwHNw/s1600/show_image_in_imgtag.php.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw3w76p5FCI/AAAAAAAAAcQ/XevQWhWwHNw/s640/show_image_in_imgtag.php.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Seluk beluk investasi Emas dan khususnya Dinar Emas, sebenarnya sudah lumayan komplit saya ulas di blog GeraiDinar.Com. Ada lebih dari 240 artikel sudah selesai saya tulis di dalamnya. Artikel-artikel tersebut insyaaallah cukup dapat memenuhi keingin tahuan masyarakat tentang investasi Dinar Emas ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Namun karena penetrasi internet belum menjangkau banyak kalangan, maka yang sudah membaca blog saya secara tuntas rata-rata memang &lt;i&gt;netters&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang sehari-harinya melototi internet. Bagi masyarakat yang awam di internet, informasi yang komplit dan gratis ini nyaris tidak sampai ke mereka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Atas alasan inilah maka buku ini saya terbitkan. Buku yang oleh penerbitnya (Gema Insani Press – GIP) diberi judul &lt;i&gt;Dinar, The Real Money&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ini berisi kumpulan artikel-artikel saya di GeraiDinar.Com. Dengan terbitnya buku ini diharapkan masyarakat lebih luas akan dapat ikut mengetahui seluk beluk Dinar Emas yang bisa jadi merupakan solusi dari berbagai krisis yang sedang melanda dunia saat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sengaja saya tulis apa adanya seperti yang ada diblog, agar masyarakat yang tertarik membaca lanjutan atau &lt;i&gt;update&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-nya – tinggal buka blog &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.dinarworld.com/"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;www.geraidinar.com&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; - dan tinggal memilih artikel yang diminati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Buku ini saya susun dalam enam bagian diluar Kata Pengantar. Bagian pertama Tentang Uang Kertas dan Masalahnya. Tulisan-tulisan didalamnya adalah untuk menggambarkan berbagai masalah yang dihadapi oleh rezim uang kertas di berbagai belahan dunia tidak terkecuali Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bagian kedua Tentang Dinar; dari artikel-artikel didalamnya masyarakat dapat mengenal kembali uang Dinar Emas Islam yang dipakai umat ini sepanjang sejarah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bagian ketiga Tentang Dinar dan Investasi; karena di Indonesia Dinar Emas belum dianggap sebagai ‘alat tukar’ – maka dalam mengenalkan kembali Dina Emas kepada umat – pendekatan investasi ini yang kita pakai. Seluk beluk investasi dengan Dinar Emas dapat dibaca dari sejumlah artikel di bagian ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bagian keempat &lt;i&gt;Entrepreneurship&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dan Pengelolaan Harta; sebagai instrumen investasi Dinar Emas hanya kami perkenalkan sebagian investasi no 2. Nomor satunya tetap usaha di sector riil yang berjalan dengan baik; maka sejumlah artikel kami gabungkan di bagian ini untuk mendorong usaha sektor riil ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bagian kelima tentang Politik Ekonomi; tidak bisa tidak ketika kita membahas masalah investasi khususnya Dinar Emas – ini tidak bisa dipisahkan dari berbagai issue politik global yang mempengaruhinya. Agar masyarakat menyadari akan hal ini, maka sejumlah artikel kami kumpulkan di bagian ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bagian terakhir Krisis Finansial dan Solusinya; berbagai tulisan saya sejak awal tahun ini memang sudah mengulas issue-issue muthakhir yang sekarang dihadapi oleh bangsa-bangsa di dunia. Tulisan-tulisan tersebut diharapkan dapat memberikan perpektif lain dalam melihat krisis yang sedang terjadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-9035056738065903762?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/9035056738065903762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=9035056738065903762&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/9035056738065903762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/9035056738065903762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/10/dinar-money.html' title='Dinar Money'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw3w76p5FCI/AAAAAAAAAcQ/XevQWhWwHNw/s72-c/show_image_in_imgtag.php.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-6960271729345648682</id><published>2009-10-25T17:27:00.000+07:00</published><updated>2009-11-25T17:33:01.055+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='m-dinar'/><title type='text'>Dengan M-Dinar dan DinarWorld Likwiditas dan Nilai Jual Kembali Dinar Anda Menjadi semakin baik</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=114%3Adinar-less&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" title="PDF"&gt;&lt;img alt="PDF" src="http://geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;        &lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=114%3Adinar-less&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" title="Print"&gt;&lt;img alt="Print" src="http://geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;        &lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL2dlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTExNDpkaW5hci1sZXNzJmNhdGlkPTE6bGF0ZXN0LW5ld3MmSXRlbWlkPTUw" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" title="E-mail"&gt;&lt;img alt="E-mail" src="http://geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;      &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;  &lt;td valign="top"&gt;Written by Muhaimin Iqbal     &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;  &lt;td class="createdate" valign="top"&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td valign="top"&gt;&lt;img align="left" alt="dinar 2 pCt" border="0" height="210" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/dinar2pct.png" title="Dinar Less 2 pCt" vspace="4" width="200" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Diantara produk-produk yang diluncurkan GeraiDinar.Com; nampaknya produk M-Dinar menjadi produk yang paling banyak di respon dan diminati. Baru sehari setelah kita umumkan, puluhan pembaca telah mendaftarkan diri untuk memiliki account M-Dinar ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Agar pembaca tidak &lt;i&gt;confuse&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dengan keberadaan GeraiDinar&amp;nbsp; (GD), DinarWorld (DW) dan terakhir M-Dinar (MD) saya bisa ibaratkan begini : GD adalah sebuah toko di dalam pasar yang namanya DW, orang bertransaksi didalamnya dengan menggunakan ‘uang’ yang namanya MD. Jadi GD hanya salah satu toko saja; DW pasarnya sedangkan MD alat bayarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Karena DW adalah sebuah pasar, maka siapapun tentu boleh berjualan didalamnya. Disinilah kami ingin segera berbagi kesempatan ini dengan para pemegang dan pengguna Dinar lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Manfaat yang akan langsung Anda bisa ambil adalah sekarang Anda dapat membeli Dinar&amp;nbsp; pada harga yang lebih rendah dari harga Jual GeraiDinar. Lho kok bisa ?. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ini pernah saya jelaskan di tulisan saya tanggal &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/2008/06/likwiditas-dinar-dimana-anda-bisa.php"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;5 Juni 2008&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, bahwa harga terbaik bagi Anda yang ingin menjual Dinarnya adalah menjual ke sesama pengguna. Bila selisih harga jual dan harga beli di GD 4%, maka transaksi antar pengguna bisa saja menyepakati harga ditengahnya. Artinya penjual misalnya mendapatkan harga bersih yang 1% - 2% lebih tinggi dari harga beli GD, dan pembeli membeli 1% - 2% lebih rendah dari Harga Jual GD.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img align="right" alt="dinar 1 pct" border="0" height="210" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/dinar1pct.png" title="Dinar Less 1 pCt" vspace="4" width="200" /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Masalahnya adalah selama ini jual beli antar pengguna ini baru terjadi di kelompok-kelompok masyarakat yang sudah luas mengenal Dinar, seperti di beberapa perkantoran di Jakarta. Pemegang Dinar yang tidak berada dalam lokasi atau kelompok masyarakat yang sudah mengenalnya, mayoritas hanya menjual Dinarnya kembali ke GD.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Melaui pasar DW, pengguna Dinar yang ingin melepas Dinarnya pada harga tertentu – misalnya 1% - 2 % dibawah harga jual GDC dapat mendaftarkan Dinarnya ke DW.&amp;nbsp; DWC akan memasukkan Dinar yang akan dilepas tersebut ke dalam jumlah stok yang tersedia untuk dijual pada harga yang dipilih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Tentu Anda tidak disarankan menjualnya lebih tinggi dari harga jual&amp;nbsp; GD, karena tidak ada insentif bagi orang untuk membelinya dari Anda bila harga tersebut lebih tinggi dari harga jual GD. Sebaliknya Anda juga tidak perlu melepasnya lebih rendah dari harga beli GD – karena pada harga beli GD saja Dinar Anda akan dengan mudah dibeli sendiri oleh GD.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas apa manfaat yang kami peroleh dengan memberi kesempatan orang menjual lebih rendah dari harga kami sendiri di system kami tersebut ?; pertama ini adalah layanan kami kepada para klien-klien Dinar kami.&amp;nbsp; Kedua kami juga akan mengenakan biaya transaksi yang besarnya 1 % dari Jumlah Dinar yang ditransaksikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Berikut ilustrasi transaksinya. Saat tulisan ini saya buat, harga jual Dinar di GD adalah Rp 1,319, 810,- dan harga Beli GD&amp;nbsp; Rp 1,267,018,-.&amp;nbsp; Seandainya Anda mau jual pada harga 1% dibawah GD, maka Dinar Anda akan kami tawarkan ke pengunjung DW seharga Rp 1,306,611,-. Bila terjual Anda akan menerima dari kami Rp 1,293,414,- karena yang 1% untuk biaya administrasi kami. Harga netto yang Anda terima ini masih lebih tinggi sekitar 2% dibandingkan kalau GD sendiri yang membeli sendiri pada Harga Beli GD.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bagi calon pembeli, sebelum membeli Dinar ke GD – ada baiknya lihat-lihat di DW siapa tahu lagi ada yang mau menjual Dinarnya dibawah harga jual GD. Bila ada, maka Anda dapat membeli Dinar dari sesama pengguna tersebut pada harga yang lebih rendah dari harga jual GD.&amp;nbsp; Ketersediaan stok dengan harga yang lebih rendah ini tergantung lagi ada atau tidaknya pengguna yang mau melepas Dinarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img align="left" alt="dinar fix" border="0" height="210" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/dinarfix.png" title="Dinar Fix Price" vspace="4" width="200" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;System ini jelas menguntungkan semua pihak. Pengguna yang menjual mendapat harga yang lebih baik (dari harga beli GD), pembeli mendapatkan harga yang lebih baik (dari harga jual GD), dan GD sendiri masih mendapatkan fee 1 % yang insyaallah cukup bagi kami untuk meng-administrasikan seluruh proses ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ada manfaat lain dari membeli Dinar dari sesama pengguna tetapi masih dalam system kami yaitu kwalitas yang terjamin. Dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/2008/07/quantum-leap-geraidinar-goldcheck-dan.php"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;alat yang kami miliki X-ray&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; untuk mendeteksi keaslian emas; Anda tidak perlu ragu dengan standar quality Dinar bersertifikat LM yang dijual di system ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Lantas bagaimana caranya agar Anda dapat berjual beli di DW&amp;nbsp; dengan Dinar Anda ?. Pertama Anda harus memiliki &lt;a href="http://www.m-dinar.com/indo/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=49:how-to-use&amp;amp;catid=31:general&amp;amp;Itemid=46"&gt;account M-Dinar&lt;/a&gt; karena ini nanti yang menjadi alat tukar/transfer kepemilikan Dinar Anda. Kedua Anda diminta menaruh Dinar Anda di account M-Dinar tersebut agar bila ada pembeli barangya bener-bener ada dan dapat di eksekusi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan kehadiran M-Dinar dan DinarWorld Dinar Anda akan semakin tinggi nilai jual kembalinya dan juga akan semakin likwid. Lebih dari itu DW bukan hanya untuk jual beli Dinar, barang-barang lain dapat diperjual belikan di dalamnya dan dibayar dengan Dinar yang semakin praktis aplikasinya melalui penggunaan M-Dinar ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-6960271729345648682?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/6960271729345648682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=6960271729345648682&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/6960271729345648682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/6960271729345648682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/dengan-m-dinar-dan-dinarworld.html' title='Dengan M-Dinar dan DinarWorld Likwiditas dan Nilai Jual Kembali Dinar Anda Menjadi semakin baik'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-3938285735110560772</id><published>2009-10-25T17:22:00.001+07:00</published><updated>2009-11-26T16:32:58.799+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='m-dinar'/><title type='text'>M-Dinar : Bagaimana Mulai Menggunakannya…</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=126%3Am-dinar-bagaimana-mulai-menggunakannya&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" title="PDF"&gt;&lt;img alt="PDF" src="http://geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=126%3Am-dinar-bagaimana-mulai-menggunakannya&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" title="Print"&gt;&lt;img alt="Print" src="http://geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL2dlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTEyNjptLWRpbmFyLWJhZ2FpbWFuYS1tdWxhaS1tZW5nZ3VuYWthbm55YSZjYXRpZD0xOmxhdGVzdC1uZXdzJkl0ZW1pZD01MA==" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" title="E-mail"&gt;&lt;img alt="E-mail" src="http://geraidinar.com/images/M_images/emailButton.png" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;    Written by Muhaimin Iqbal     &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="createdate" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;img align="left" alt="Login" border="0" height="243" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/reg2.jpg" title="Login" vspace="4" width="176" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Harus saya akui bahwa persiapan M-Dinar ini kalah cepat dengan tumbuhnya minat masyarakat untuk segera menggunakannya. Banyak hal yang masih harus kita sempurnakan, tetapi secara prinsip M-Dinar telah dapat digunakan. Beberapa penyempurnaan insyaallah akan terus dilakukan tanpa henti, sehingga pada waktunya nanti M-Dinar akan benar-benar praktis untuk digunakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Berikut adalah cara yang sudah bisa dilakukan oleh pengguna konsumen maupun para pedagang (terutama di dunia maya) dengan M-Dinar &lt;i&gt;account&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;1) Mendaftar untuk menjadi pemegang account di M-Dinar sungguh mudah; yang Anda perlukan hanya buka situs &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.m-dinar.com/"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;www.m-dinar.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; kemudian klik menu &lt;i&gt;full-web&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; (atau langsung ke &lt;a href="http://www.m-dinar.com/indo.php"&gt;www.m-dinar.com/indo.php&lt;/a&gt;). Di &lt;i&gt;sidebar&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; kiri paling bawah ada &lt;i&gt;link&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ke &lt;i&gt;create account&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;; klik &lt;i&gt;link&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ini dan Anda akan diminta isi 4 informasi saja yaitu nama anda, &lt;i&gt;user name&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang akan anda gunakan, email Anda (harus valid karena akan dikonfirmasi), dan &lt;i&gt;password&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img align="right" alt="reg" border="0" height="134" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/reg1.jpg" title="Registration" vspace="4" width="200" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Setelah Anda isi dan klik register, maka tahap awal pendaftaran Anda selesai. Anda diminta untuk mengkonfirmasi pendaftaran Anda melalui email yang Anda daftarkan tersebut diatas. Setelah Anda konfirmasi, Anda akan sudah resmi terdaftar sebagai pemegang &lt;i&gt;account&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; M-Dinar – namun Anda belum bisa transaksi dan belum memiliki nomor &lt;i&gt;account&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;2) Untuk bisa transaksi Anda harus punya saldo di rekening Anda; pengisian saldo awal dapat dilakukan melalui pembelian Dinar seperti membeli Dinar biasa. Bisa melalui email yang terdaftar di &lt;a href="http://geraidinar.com/"&gt;www.geraidinar.com&lt;/a&gt; , atau sms ataupun telpon ke nomor-nomor yang tercantum di kontak GeraiDinar.Com.&amp;nbsp; Pada saat pengisian saldo awal ini, Anda akan diminta nomor HP karena nomor ini yang selalu Anda ingat – nomor HP Anda ini selanjutnya juga akan menjadi nomor &lt;i&gt;account&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img align="left" alt="m payment" border="0" height="110" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/reg3.jpg" title="Mobile Payment" vspace="4" width="200" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;3)Setelah mengisi saldo awal, Anda bisa coba login lagi kemudian klik &lt;i&gt;Mobile Payment&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; di menu. Maka kali ini tampilan &lt;i&gt;account&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; Anda sudah akan berubah. Anda sudah memiliki nomor &lt;i&gt;account&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, dan terlihat adanya saldo di &lt;i&gt;account&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; M-Dinar Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;4) Sekarang anda sudah bisa bertransaksi dengan pemegang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;account&lt;/span&gt; M-Dinar lainnya. Untuk transfer ke pihak Mitra, Anda hanya perlu nomor &lt;i&gt;account&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-nya (yang juga mudah diingat karena nomornya akan sama dengan nomor HP mitra dagang Anda), jumlah yang hendak Anda transfer, dan penjelasan untuk transaksi apa transfer Anda tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;5) Setelah Anda klik transfer; maka akan muncul halaman konfirmasi data, nama pemilik &lt;i&gt;account&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; tujuan transfer Anda, nomor &lt;i&gt;account&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;-nya dan jumlah yang akan Anda transfer. Kalau semua sudah benar, Anda dapat klik tombol konfirmasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img align="right" alt="Confirm1" border="0" height="107" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/reg4.jpg" title="Confirmation 1" vspace="4" width="190" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Kalau ada yang keliru, Anda bisa batalkan di sini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;6) Untuk keamanan Anda, maka Anda akan diminta mengkonfirmasi sekali lagi transaksi ini melalui email Anda yang terdaftar. Anda diberi dua cara untuk mengkonfirmasi, bisa melalui klik &lt;i&gt;link &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;yang ada atau bisa menggunakan kode konfirmasi – 3 – 4 angka yang dikirim melalui email tersebut. Cara konfirmasi pertama dapat dilakukan dengan langsung klik ke &lt;i&gt;link&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang dikirim via email; cara kedua dengan kembali ke menu &lt;i&gt;Mobile Payment&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; Anda dan cari transaksi yang masih &lt;i&gt;pending&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; – klik tulisan &lt;i&gt;pending&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ini dan isikan kode yang dikirim via email tersebut. Bila semua ok, maka satus transaksi akan berubah dari &lt;i&gt;pending&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ke &lt;i&gt;done&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;. Pada tahap inipun- Anda masih bisa batalkan transaksi kalau Anda anggap ada kekeliruan. Bila Anda sudah konfirm yang terakhir kalinya ini maka baru&amp;nbsp; mitra Anda akan dikirim email otomatis atas pembayaran Anda ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Proses tersebut diatas berlaku bila Anda ingin melakukan transfer antar pengguna M-Dinar.&amp;nbsp; Bagaimana bila Anda ingin belanja sesuatu dari &lt;i&gt;merchant&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang sudah menerima M-Dinar sebagai alat bayar ?.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Saat ini memang baru GeraiDinar.Com dan DinarWorld.Com yang bisa menerima pembayaran Dinar emas melalui system M-Dinar ini, namun insyallah di waktu yang tidak terlalu lama lagi akan banyak &lt;i&gt;merchants&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang akan menerima system pembayaran M-Dinar&amp;nbsp; ini – terutama para &lt;i&gt;merchant&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;s di jagad maya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Para &lt;i&gt;merchants&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang ingin mulai memperdagangkan barangnya dengan pembayaran Dinar melalui M-Dinar; dapat mendaftar sama seperti pendaftaran yang diuraikan tersebut diatas. Tambahannya hanya &lt;i&gt;merchant&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; tersebut perlu menghubungi kami bahwa mereka akan menggunakan account M-Dinarnya sebagai &lt;i&gt;merchant account&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img align="left" alt="payment1" border="0" height="320" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/pay1.jpg" title="Payment System" vspace="4" width="300" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Atas pendaftaran ini, kami akan beri &lt;i&gt;html script &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;khusus untuk ditaruh di web &lt;i&gt;merchant&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ybs. &lt;i&gt;html script &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;ini bisa ditaruh di mana saja yang dibutuhkan agar pelanggan mudah melakukan pembayaran. Di&amp;nbsp; www.geraidinar.com &lt;i&gt;html script &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;ini kita taruh di halaman depan (index) sehingga terlihat oleh siapapun yang akan melakukan pembayaran berbasis Dinar ke GeraiDinar.Com.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sebaliknya di DinarWorld.Com; &lt;i&gt;html script &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;ini ngumpet di system pembayaran. System pembayaran M-dinar hanya muncul apabila Anda membeli sesuatu di DinarWorld.Com kemudian memilih M-Dinar sebagai alat bayarnya. Bila ini yang Anda pilih maka ketika Anda selesai proses &lt;i&gt;check out&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, Anda akan di suguhi menu pembayaran melalui M-Dinar ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img align="right" alt="payment 2" border="0" height="146" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/pay2.jpg" title="Payment 2" vspace="4" width="200" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Cara pembayarannya sederhana, Anda tinggal isikan jumlah yang Anda akan bayar dan penjelasan untuk apa transaksi ini. Setelah Anda klik &lt;i&gt;pay&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;, akan muncul data &lt;i&gt;merchant&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; ybs dan jumlah yang akan Anda bayar.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Setelah Anda setuju dengan semua data dan tujuan pembayaran dan klik &lt;i&gt;pay&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; sekali lagi, maka Anda akan diminta isi &lt;i&gt;user id&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;- dan &lt;i&gt;password&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sekali lagi Anda akan diminta &lt;i&gt;konfirm&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; melalui email untuk pengamanan transaksi lapis berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi memiliki account di M-Dinar adalah mudah, menjadi pedagang (merchant) yang bisa menerima pembayaran dengan Dinar di dunia maya juga mudah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan kemudahan-kemudahan ini dan penyempurnaannya yang akan datang…insyaallah Dinar akan bener-bener hadir dan berfungsi sebagai mana mestinya di dalam kehidupan kita yang nyata….Insyaallah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="modifydate"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-3938285735110560772?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/3938285735110560772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=3938285735110560772&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3938285735110560772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3938285735110560772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/10/m-dinar-bagaimana-mulai-menggunakannya.html' title='M-Dinar : Bagaimana Mulai Menggunakannya…'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-3944349829442706466</id><published>2009-10-25T17:20:00.000+07:00</published><updated>2009-11-25T17:21:08.502+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='m-dinar'/><title type='text'>Mengenal Dinar dan Dirham Islam</title><content type='html'>&lt;div class="article-info-surround"&gt;    &lt;div class="article-info-surround2"&gt;     &lt;div class="articleinfo"&gt;                 &lt;span class="createdby"&gt;       Written by Andri Kurniawan     &lt;/span&gt;                &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Uang dalam berbagai bentuknya sebagai alat tukar perdagangan telah dikenal ribuan tahun yang lalu seperti dalam sejarah Mesir kuno sekitar 4000 SM – 2000 SM. Dalam bentuknya yang lebih standar uang emas dan perak diperkenalkan oleh Julius Caesar dari Romawi sekitar tahun 46 SM. Julius Caesar ini pula yang memperkenalkan standar konversi dari uang emas ke uang perak dan sebaliknya dengan perbandingan 12 : 1 untuk perak terhadap emas. Standar Julius Caesar ini berlaku di belahan dunia Eropa selama sekitar 1250 tahun yaitu sampai tahun 1204.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di belahan dunia lainnya di Dunia Islam, uang emas dan perak yang dikenal dengan Dinar dan Dirham juga digunakan sejak awal Islam baik untuk kegiatan muamalah maupun ibadah seperti zakat dan diyat sampai berakhirnya Kekhalifahan Usmaniah Turki tahun 1924.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Standarisasi berat uang Dinar dan Dirham mengikuti Hadits Rasulullah SAW, ”Timbangan adalah timbangan penduduk Makkah, dan takaran adalah takaran penduduk Madinah” (HR. Abu Daud).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab sekitar tahun 642 Masehi bersamaan dengan pencetakan uang Dirham pertama di Kekhalifahan, standar hubungan berat antara uang emas dan perak dibakukan yaitu berat 7 Dinar sama dengan berat 10 Dirham.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berat 1 Dinar ini sama dengan 1 mitsqal atau kurang lebih setara dengan berat 72 butir gandum ukuran sedang yang dipotong kedua ujungnya . Dari Dinar-Dinar yang tersimpan di musium setelah ditimbang dengan timbangan yang akurat maka di ketahui bahwa timbangan berat uang 1 Dinar Islam yang diterbitkan pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan adalah 4.25 gram, berat ini sama dengan berat mata uang Byzantium yang disebut Solidos dan mata uang Yunani yang disebut Drachma.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Atas dasar rumusan hubungan berat antara Dinar dan Dirham dan hasil penimbangan Dinar di musium ini, maka dapat pula dihitung berat 1 Dirham adalah 7/10 x 4.25 gram atau sama dengan 2.975 gram .&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai pertengahan abad ke 13 baik di negeri Islam maupun di negeri non Islam sejarah menunjukan bahwa mata uang emas yang relatif standar tersebut secara luas digunakan. Hal ini tidak mengherankan karena sejak awal perkembangannya-pun kaum muslimin banyak melakukan perjalanan perdagangan ke negeri yang jauh. Keaneka ragaman mata uang di Eropa kemudian dimulai ketika Republik Florence di Italy pada tahun 1252 mencetak uangnya sendiri yang disebut emas Florin, kemudian diikuti oleh Republik Venesia dengan uangnya yang disebut Ducat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada akhir abad ke 13 tersebut Islam mulai merambah Eropa dengan berdirinya kekalifahan Usmaniyah dan tonggak sejarahnya tercapai pada tahun 1453 ketika Muhammad Al Fatih menaklukkan Konstantinopel dan terjadilah penyatuan dari seluruh kekuasan Kekhalifahan Usmaniyah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama tujuh abad dari abad ke 13 sampai awal abad 20, Dinar dan Dirham adalah mata uang yang paling luas digunakan. Penggunaan Dinar dan Dirham meliputi seluruh wilayah kekuasaan Usmaniyah yang meliputi tiga benua yaitu Eropa bagian selatan dan timur, Afrika bagian utara dan sebagian Asia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada puncak kejayaannya kekuasaan Usmaniyah pada abad 16 dan 17 membentang mulai dari Selat Gibraltar di bagian barat (pada tahun 1553 mencapai pantai Atlantik di Afrika Utara ) sampai sebagian kepulauan nusantara di bagian timur, kemudian dari sebagian Austria, Slovakia dan Ukraine dibagian utara sampai Sudan dan Yemen di bagian selatan. Apabila ditambah dengan masa kejayaan Islam sebelumnya yaitu mulai dari awal kenabian Rasululullah SAW (610) maka secara keseluruhan Dinar dan Dirham adalah mata uang modern yang dipakai paling lama (14 abad) dalam sejarah manusia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain emas dan perak, baik di negeri Islam maupun non Islam juga dikenal uang logam yang dibuat dari tembaga atau perunggu. Dalam fiqih Islam, uang emas dan perak dikenal sebagai alat tukar yang hakiki (thaman haqiqi atau thaman khalqi) sedangkan uang dari tembaga atau perunggu dikenal sebagai fulus dan menjadi alat tukar berdasar kesepakatan atau thaman istilahi. Dari sisi sifatnya yang tidak memiliki nilai intrinsik sebesar nilai tukarnya, fulus ini lebih dekat kepada sifat uang kertas yang kita kenal sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dinar dan Dirham memang sudah ada sejak sebelum Islam lahir, karena Dinar (Dinarium) sudah dipakai di Romawi sebelumnya dan Dirham sudah dipakai di Persia. Kita ketahui bahwa apa-apa yang ada sebelum Islam namun setelah turunnya Islam tidak dilarang atau bahkan juga digunakan oleh Rasulullah SAW– maka hal itu menjadi ketetapan (Taqrir) Rasulullah SAW yang berarti menjadi bagian dari ajaran Islam itu sendiri, Dinar dan Dirham masuk kategori ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Islamic Dinar &amp;amp; Dirham Produced by Logam Mulia Indonesia - With The Weight &amp;amp; Purity Certification By KAN (Indonesia) an LBMA (UK -London) Di Indonesia di masa ini, Dinar dan Dirham hanya diproduksi oleh Logam Mulia - PT. Aneka Tambang TBK. Saat ini Logam Mulia-lah yang secara teknologi dan penguasaan bahan mampu memproduksi Dinar dan Dirham dengan Kadar dan Berat sesuai dengan Standar Dinar dan Dirham di masa awal-awal Islam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Standar kadar dan berat inipun tidak hanya di sertifikasi secara nasional oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), tetapi juga oleh lembaga sertifikasi logam mulia internasional yang sangat diakui yaitu London Bullion Market Association (LBMA).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti di awal Islam yang menekankan Dinar dan Dirham pada berat dan kadarnya - bukan pada tulisan atau jumlah/ukuran/bentuk keping - maka berat dan kadar emas untuk Dinar serta berat dan kadar perak untuk Dirham produksi Logam Mulia di Indonesia saat ini memenuhi syarat untuk kita sebut sebagai Dinar dan Dirham Islam zaman sekarang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seluruh Dinar dan Dirham yang diperkenalkan &amp;amp; dipasarkan oleh Usaha Dinar adalah produksi langsung dari Logam Mulia - PT. Aneka Tambang, Tbk..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-3944349829442706466?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/3944349829442706466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=3944349829442706466&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3944349829442706466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/3944349829442706466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/10/mengenal-dinar-dan-dirham-islam.html' title='Mengenal Dinar dan Dirham Islam'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-4314277358984868147</id><published>2009-10-25T17:04:00.000+07:00</published><updated>2009-11-25T17:06:37.535+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='m-dinar'/><title type='text'>Menukar Dinar Dimana Saja Kapan Saja Bagi Pemegang M-Dinar Saving Account…</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;       &lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;   &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=202%3Amenukar-dinar-dimana-saja-kapan-saja-bagi-pemegang-m-dinar-saving-account&amp;amp;format=pdf&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" title="PDF"&gt;&lt;img alt="PDF" src="http://geraidinar.com/images/M_images/pdf_button.png" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/td&gt;        &lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;   &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?view=article&amp;amp;catid=1%3Alatest-news&amp;amp;id=202%3Amenukar-dinar-dimana-saja-kapan-saja-bagi-pemegang-m-dinar-saving-account&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;print=1&amp;amp;layout=default&amp;amp;page=&amp;amp;option=com_content&amp;amp;Itemid=50" onclick="window.open(this.href,'win2','status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no'); return false;" rel="nofollow" title="Print"&gt;&lt;img alt="Print" src="http://geraidinar.com/images/M_images/printButton.png" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/td&gt;        &lt;td align="right" class="buttonheading" width="100%"&gt;   &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_mailto&amp;amp;tmpl=component&amp;amp;link=aHR0cDovL2dlcmFpZGluYXIuY29tL2luZGV4LnBocD9vcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmdmlldz1hcnRpY2xlJmlkPTIwMjptZW51a2FyLWRpbmFyLWRpbWFuYS1zYWphLWthcGFuLXNhamEtYmFnaS1wZW1lZ2FuZy1tLWRpbmFyLXNhdmluZy1hY2NvdW50JmNhdGlkPTE6bGF0ZXN0LW5ld3MmSXRlbWlkPTUw" onclick="window.open(this.href,'win2','width=400,height=350,menubar=yes,resizable=yes'); return false;" title="E-mail"&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/td&gt;      &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;  &lt;td valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="createdate" valign="top"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/images/md1a.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="Initial Accounts" border="0" height="140" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/md1a.jpg" title="Initial Accounts" vspace="3" width="300" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Helvetica;"&gt;Dari sekian banyak harapan pengguna Dinar, salah satunya yang sangat banyak diusulkan ke saya adalah merintis dimungkinkannya penukaran Dinar ke uang kertas ataupun sebaliknya dimana saja kapan saja. Kemudahan ini diperlukan karena mau tidak mau kita masih harus menggunakan uang kertas untuk alat tukar kita dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=200:m-dinar-saving-account-menghadirkan-koperasibmt-yang-siap-bersaing-dengan-bank-bank-besar&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;M-Dinar Saving Account&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang gencar kami perkenalkan &lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=200:m-dinar-saving-account-menghadirkan-koperasibmt-yang-siap-bersaing-dengan-bank-bank-besar&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50"&gt;beberapa hari terakhir&lt;/a&gt;, langkah kearah sana kini telah dimulai. Pemegang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=200:m-dinar-saving-account-menghadirkan-koperasibmt-yang-siap-bersaing-dengan-bank-bank-besar&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;Tabungan M-Dinar &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;kini dapat menukar Dinar-nya ke Rupiah ataupun sebaliknya kapan saja dan dimana saja asal bisa mengkases account-nya via internet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk sementara kemudahan ini hanya tersedia bagi pemegang M-Dinar account ataupun M-Dinar Saving Account tersebut. Pembatasan ini adalah karena dua alasan yaitu yang pertama alasan teknis bahwa belum ada satu bank-pun di dunia yang bisa &lt;em&gt;connect&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; langsung dengan system Dinar emas yang kami miliki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/images/md2a.jpg"&gt;&lt;img align="right" alt="Exchange Confirmation" border="0" height="104" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/md2a.jpg" title="Excnage Confirmation" vspace="3" width="240" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Alasan kedua adalah untuk manajemen risiko; yaitu kebutuhan persediaan Dinar dan Rupiah untuk memback-up transaksi penukaran Dinar ke Rupiah dan Sebaliknya hanya bisa dilakukan terhadap &lt;em&gt;exposure&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; jumlah Dinar dan jumlah Rupiah yang bisa kami ketahui – yaitu jumlah Dinar dan jumlah Rupiah yang ada di seluruh account klien kami tersebut setiap saat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk memfasilitasi transaksi ini, setiap pemegang M-Dinar Saving Account di BMT Daarul Muttaqiin akan memiliki dua account sekaligus yaitu Account Dinar dan Account Rupiah seperti pada gambar tersebut diatas. Antar dua account inilah Anda dapat melakukan penukaran Dinar ke Rupiah dan sebaliknya, kapan saja dan dimana saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Jadi untuk bisa menikmati kemudahan tersebut diatas pertama Anda perlu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=126:m-dinar-bagaimana-mulai-menggunakannya&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;mendaftar di M-Dinar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang caranya ada &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=126:m-dinar-bagaimana-mulai-menggunakannya&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;di link ini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;; setelah mendaftar Anda dapat mentrasfer jumlah Dana yang akan Anda tukarkan ke Dinar untuk dimasukkan menjadi saldo awal Anda di M-Dinar. Dengan fasilitas M-Dinar ini Anda tidak harus mengkonversi Dinar langsung pada saat Anda transfer, Anda bisa memasukkan dahulu ke fasilitas Rupiah Account Anda di BMT Daarul Muttaqqiin, dan baru menukarkannya ke Dinar kapan saja Anda &lt;em&gt;comfortable&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dengan harganya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Untuk menyetor saldo awal atau menambah saldo Anda di M-Dinar Saving Account, Anda dapat melakukan transfer ke : KOP. BMT. DAARUL MUTTAQIIN a/c no : 1720008685 BANK SYARIAH MANDIRI (Swift Code : SYMDIDJ1). Setoran awal minimum adalah setara&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;0.25 Dinar, setoran minimum berikutnya setara 0.1 Dinar. Setelah Anda transfer, Anda diminta memberitahu kami via email atau sms ke no 02193300300 yang berisi nama, nomor account (bila sudah ada) dan jumlah yang ditransfer untuk mempercepat rekonsiliasi bank.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Catatan-catatan penting yang perlu Anda ketahui tentang penggunaan penukaran Dinar ke Rupiah dan sebaliknya dari Rupiah ke Dinar via internet ini adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Transaksi sejenis M-Dinar ini di tingkat internasional sudah di fasilitasi antara lain oleh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.e-gold.com/"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;e-gold&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://goldmoney.com/en/"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;GoldMoney&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;; dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://www.e-dinar.com/html/"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;e-Dinar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;. Jadi M-Dinar bukan hal yang sama sekali baru di dunia internasional meskipun system yang kami kembangkan berbeda dari contoh-contoh yang sudah ada tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Aspek syar’i dari transaksi Dinar berbasis teknologi ini sudah pernah kami bahas melalui &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=125:dinar-dan-teknologi-bagaimana-status-hukumnya&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;tulisan tanggal 26 Januari 2009&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/images/md3a.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="After Transaction" border="0" height="140" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/md3a.jpg" title="After Transaction" vspace="3" width="300" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Ketika Anda akan menukarkan Dinar Anda ke Rupiah, maka system kami akan otomatis menghitungnya berdasarkan &lt;strong&gt;Harga Beli&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang berlaku saat transaksi Anda akan dieksekusi. Anda akan diberitahu otomatis berapa harga beli tersebut dan berapa Rupiah yang akan Anda terima. Harga beli ini kemungkinan sedikit berbeda dengan harga beli GeraiDinar, tetapi perbedaan ini hanya karena dampak pembulatan perhitungan saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Sebaliknya ketika Anda akan menukarkan Rupiah ke Dinar, maka system akan menghitungnya berdasarkan &lt;strong&gt;Harga Jual&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; yang berlaku saat transaksi. Anda juga akan diberitahu otomatis harga jual ini dan berapa Dinar yang akan Anda peroleh dalam penukaran ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Bila Anda melakukan penukaran Dinar ke Rupiah kemudian pada saat yang sama menukar balik Rupiah yang Anda peroleh ke Dinar – maka Anda akan kehilangan 4 % - inilah margin penukaran yang kita berlakukan untuk membiayai seluruh operasi M-Dinar ini sekaligus juga untuk mencegah orang menggunakan system ini untuk berspekulasi. Menukar Dinar ke Rupiah hanya kami sarankan bila Anda memang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=143:kapan-waktu-yang-paling-baik-menukar-dinar&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;benar-benar membutuhkannya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt; dan bukan untuk berspekulasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/images/md4a.jpg"&gt;&lt;img align="right" alt="Confirmation" border="0" height="88" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/md4a.jpg" title="Confirmation" vspace="3" width="240" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dinar hasil penukaran ini bisa diambil di kantor GeraiDinar pada hari dan jam kerja, nantinya juga akan dimungkinkan diambil di agen-agen GeraiDinar atau Koperasi/BMT yang bekerjasama dengan GeraiDinar/BMT Daarul Muttaqiin setelah para mitra kami tersebut siap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 9pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: 'Times New Roman'; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Rupiah hasil penukaran Dinar dapat diambil di kantor GeraiDinar/BMT Daarul Muttaqiin atau atas permintaan Anda dapat di transfer ke Account Anda di bank mana saja pada hari dan jam kerja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/images/md5a.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="After Two Transactions" border="0" height="138" hspace="6" src="http://geraidinar.com/images/md5a.jpg" title="After Two Transactions" vspace="3" width="300" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 9pt;"&gt;Dengan fasilitas baru ini era muamalah yang adil dengan menggunakan uang yang adil Dinar dan dirham insyaallah bisa segera dimulai.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Amin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-4314277358984868147?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/4314277358984868147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=4314277358984868147&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/4314277358984868147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/4314277358984868147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/10/menukar-dinar-dimana-saja-kapan-saja.html' title='Menukar Dinar Dimana Saja Kapan Saja Bagi Pemegang M-Dinar Saving Account…'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5455416780861418049.post-802647208172701640</id><published>2009-10-25T17:00:00.001+07:00</published><updated>2009-11-25T17:04:44.220+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='m-dinar'/><title type='text'>Menabung Dinar Menjadi Semakin Mudah Dengan M-Dinar Saving Account…</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw0AHEhw-fI/AAAAAAAAAcI/ry8ch2hO7Z0/s1600/mdinar.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw0AHEhw-fI/AAAAAAAAAcI/ry8ch2hO7Z0/s320/mdinar.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Sejak pertama kali kami memperkenalkan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/2008/02/mengenal-dinar-islam.php"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Dinar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt; emas sebagai instrumen investasi dan proteksi nilai (kelak insyaallah dengan sendirinya akan menjadi alat tukar), tidak hentinya kami bekerja keras untuk terus menghasilkan applikasi-apllikasi yang mudah dalam menggunakan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/2008/02/mengenal-dinar-islam.php"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Dinar emas&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt; ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=113:m-dinar-dan-peluang-yang-hadir-bersamanya&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Teknologi M-Dinar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt; yang kami perkenalkan awal tahun ini mendapatkan response yang amat baik meskipun penyempurnaan terus menerus tetap kami lakukan. Teknologi ini kini menjadi infrastruktur produk GeraiDinar yang baru hasil kolaborasi dengan Koperasi BMT Daarul Muttaqiin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Dengan Tabungan M-Dinar yang kami perkenalkan kemarin, kini masyarakat yang ingin menabung Dinar dapat menggunakan sarana internet seperti account M-Dinar selama ini ataupun melalui tabungan fisik – yaitu menggunakan Buku Tabungan M-Dinar untuk mencetak posisi saldo, setoran, penarikan fisik Dinar dlsb.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Karena Tabungan M-dinar menggunakan konsep Aqad Mudharabah, penabung Dinar tidak dikenakan biaya penyimpanan atau biaya apapun. Bahkan nantinya setelah Dinar benar-benar berputar secara fisik mendanai kegiatan ekonomi sektor riil, penabung M-Dinar akan mendapatkan bagi hasilnya dalam bentuk Dinar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Bagi masyarakat yang menggunakan internet untuk mengakses Tabungan M-Dinar, saat ini sudah bisa dilakukan dari mana saja asal ada akses internet. Pendaftaran keanggotaan/calon anggota Koperasi BMT Daarul Muttaqiin – sebagai syarat untuk dapat menabung di Tabungan M-Dinar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;dapat dilakukan dengan mendaftar melalui fasilitas yang sama dengan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=126:m-dinar-bagaimana-mulai-menggunakannya&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;pendaftaran M-Dinar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;. Bagi yang sudah mendaftar di M-Dinar sebelum adanya Tabungan M-Dinar ini, Anda tidak perlu mendaftar ulang karena data Anda sudah ada di kami – cukup memberitahu kami saja bahwa account M-Dinar Anda dimasukkan kedalam M-Dinar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saving Account&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Bagi masyarakat yang tidak menggunakan internet melainkan tabungan fisik, saat ini dapat langsung datang ke kantor Koperasi BMT Daarul Muttaqiin di Jl. Kelapa Dua Raya 189 (d/h Jl. RTM) , Kelapa Dua – Tugu- Cimanggis – Depok 16951. Setelah mengisi formulir yang disediakan, Insyaallah Anda akan langsung dapat memperoleh buku Tabungan M-Dinar Anda. Buku Tabungan M-Dinar juga bisa diberikan kepada anggota yang menabung melalui internet, namun karena harus ada spesimen tanda tangan di buku tabungan – maka untuk sementara Anda harus datang ke kantor Gerai Dinar tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Untuk penyebar luasan Tabungan M-Dinar ini kami mengundang Koperasi-koperasi atau BMT-BMT yang berminat untuk bekerja sama dengan kami dalam melayani anggota Anda sehingga anggota Anda juga dapat memiliki Tabungan M-Dinar ini. Manfaat bagi anggota Anda adalah mereka akan dapat&amp;nbsp; menukar tabungan Rupiah mereka ke dalam dalam bentuk Tabungan Dinar Emas yang daya belinya terbukti mampu bertahan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://geraidinar.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=46:saatnyakambing&amp;amp;catid=1:latest-news&amp;amp;Itemid=50"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;selama lebih dari 1400 tahun&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Manfaat bagi Koperasi/BMT – pun akan dapat dirasakan langsung yaitu Koperasi/BMT Anda menjadi Koperasi/BMT yang memiliki produk unggulan Tabungan Dinar emas yang tidak dimiliki oleh dunia perbankan sekalipun. Dengan tabungan M-Dinar ini Koperasi/BMT Anda akan mampu menarik minat anggota/penabung untuk lebih serius menabung di Koperasi/BMT Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Selain itu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Koperasi/BMT Anda&amp;nbsp;akan mendapatkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ujroh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;/fee dari penjualan Dinar sebagai masukan tambahan bagi Koperasi/BMT yang ujungnya juga akan kembali pada anggota. Prosedur bagaimana anggota Koperasi/BMT menggunakan Tabungan M-Dinarnya untuk Membeli Dinar dari Gerai Dinar akan kami jelaskan dalam tulisan berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Bagi Anda yang di lingkungan tempat tinggal atau tempat kerjanya belum ada Koperasi atau BMT yang dapat memfasilitasi Tabungan M-Dinar ini, Anda bersama tetangga/teman sekerja Anda insyaallah dapat dengan mudah mendirikan sendiri Koperasi/BMT yang siap bergabung dengan jaringan M-Dinar ini. Insyaallah kami dapat memandu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;step by step&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt; pendirian BMT ini termasuk memberikan pelatihan sekaligus menyediakan infrastruktur teknologinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Dengan berbagai solusi tersebut, maka insyaallah masyarakat dari Sabang sampai Merauke kini bisa memiliki Tabungan M-Dinar melalui salah satu cara yang paling sesuai diantara cara-cara berikut&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Melalui internet, syaratnya ada akses internet.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Melalui Koperasi/BMT yang sudah ada di lingkungan tempat tinggal/tempat kerja, syaratnya Koperasi/BMT tersebut menjalin kerjasama dengan Koperasi BMT Daarul Muttaqiin.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Melalui Koperasi/BMT baru yang didirikan di lingkungan tempat tinggal atau kantor Anda dengan bantuan atau kerjasama dengan Koperasi BMT Daarul Muttaqiin.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Langsung ke Koperasi BMT Daarul Muttaqiin di Depok dengan alamat tersebut diatas.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: 12px;"&gt;Insyaallah salah satu dari empat opsi tersebut diatas akan cocok untuk Anda….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5455416780861418049-802647208172701640?l=dinarprabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dinarprabu.blogspot.com/feeds/802647208172701640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5455416780861418049&amp;postID=802647208172701640&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/802647208172701640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5455416780861418049/posts/default/802647208172701640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dinarprabu.blogspot.com/2009/11/sejak-pertama-kali-kami-memperkenalkan.html' title='Menabung Dinar Menjadi Semakin Mudah Dengan M-Dinar Saving Account…'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/SeMT-N6achI/AAAAAAAAAWc/D72iGwDcMUA/S220/n560358637_1598893_8751.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eRa0leeNT0U/Sw0AHEhw-fI/AAAAAAAAAcI/ry8ch2hO7Z0/s72-c/mdinar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
